Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia hari ini menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta.
Aksi ini bertepatan dengan Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2025, dan menjadi bentuk protes atas tingginya potongan yang diberlakukan oleh aplikator transportasi online.
Baca Juga:
Ketua Umum
Garda Indonesia, Igun Wicaksono, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional pengemudi ojol yang menuntut pemotongan biaya aplikasi maksimal hanya 10% dari setiap transaksi. Saat ini, sebagian besar aplikator memotong antara 20–25%, yang dinilai memberatkan pengemudi.
"Kami menuntut agar potongan aplikator dibatasi maksimal 10% demi keadilan bagi para pengemudi yang menjadi tulang punggung layanan transportasi online di Indonesia," tegas Igun.
Aksi dimulai dari Kantor Kementerian Perhubungan, kemudian dilanjutkan menuju Istana Presiden, dan berakhir di Gedung DPR RI. Dalam aksi ini, Garda Indonesia juga menggandeng komunitas-komunitas ojol, aliansi mahasiswa dari BEM UI, serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.