BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Menko Polkam Djamari Chaniago Gelar Rapat Perdana, Bahas Koordinasi Strategis Antar-Kementerian

- Rabu, 17 September 2025 21:50 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago Gelar Rapat Perdana, Bahas Koordinasi Strategis Antar-Kementerian
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago usai pertemuan rapat internal bersama seluruh deputi di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025). (foto: Nicholas Ryan Aditya/Kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago langsung tancap gas di hari pertama bertugas usai resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto.

Rabu (17/9/2025), Djamari menggelar pertemuan internal bersama seluruh deputi di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Djamari memberikan arahan kepada lima deputi utama dan jajaran lainnya untuk memperkuat sinergi internal serta membahas berbagai persoalan strategis yang tengah dihadapi kementeriannya.

Baca Juga:
"Ada pertemuan internal dengan semua di sini. Deputi ada lima orang dan yang lain-lain," kata Djamari kepada awak media usai rapat internal.

Djamari mengungkapkan bahwa pertemuan awal ini menjadi momentum penting untuk menyusun langkah-langkah koordinasi yang lebih efektif, khususnya dengan kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko Polkam.

"Kita koordinasikan, mungkin antar-kementerian. Lalu kita lihat, apakah ada bottle neck di situ (permasalahan yang menghambat). Kalau ada, kita selesaikan secara koordinatif," jelas mantan Kasum TNI tersebut.

Djamari menekankan pentingnya soliditas internal sebagai pondasi dalam menjalankan amanah yang telah diberikan Presiden Prabowo.

Ia berharap koordinasi yang kuat dapat mendorong pencapaian target kerja Kemenko Polkam ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas nasional di bidang politik, hukum, dan keamanan.

Djamari Chaniago bukan sosok baru di lingkaran strategis pemerintahan.

Ia adalah purnawirawan jenderal bintang empat dengan jejak panjang di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Alumni Akademi Militer (Akmil) 1971, Djamari merupakan senior dari Presiden Prabowo Subianto yang lulus tiga tahun setelahnya, pada 1974.

Karier militer Djamari diisi dengan penugasan di berbagai posisi penting, di antaranya:

- Pangdam III/Siliwangi (1997–1998)

- Pangkostrad ke-24 (1998–1999)

- Wakil KSAD (1999–2000)

- Kepala Staf Umum TNI (2000–2004)

Setelah pensiun dari militer, Djamari sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang, serta kini menjabat sebagai anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan periode 2025–2030.

Pelantikan Djamari sebagai Menko Polkam merupakan bagian dari reshuffle Kabinet Merah Putih Jilid III yang diumumkan Presiden Prabowo pada 17 September 2025.

Keputusan ini dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Dalam reshuffle tersebut, Djamari menggantikan posisi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang sebelumnya ditunjuk sebagai pelaksana tugas Menko Polkam.

Selain Djamari, Prabowo juga melantik sejumlah pejabat negara lainnya, di antaranya:

- Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)

- Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan

- Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan

- Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi

- Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

Dengan latar belakang militer yang solid dan pengalaman strategis di berbagai posisi, Djamari Chaniago diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan di bidang politik, hukum, dan keamanan yang semakin kompleks di era pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Koordinasi adalah kunci. Kita ingin kementerian dan lembaga yang berada di bawah Kemenko Polkam bergerak selaras, efektif, dan responsif terhadap isu-isu kebangsaan," pungkas Djamari.*

(at/a008)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menkeu Purbaya Ultimatum Kementerian Lambat Serap Anggaran: Dana Akan Ditarik!
Mensos Sebut 600 Ribu Rekening Bansos Bermasalah Masih Punya Peluang Dapat Bantuan, Begini Syaratnya!
Kejagung Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Tak Akan Ubah Kebijakan Fiskal Sri Mulyani
Presiden Prabowo Resmi Lantik Mochammad Irfan Yusuf Jadi Menteri Haji dan Umrah, Era Baru Penyelenggaraan Ibadah Haji di Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Komitmen Pemerintah Sejahterakan Guru, Klarifikasi soal Potongan Video Viral
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru