Sejalan dengan pandangan tersebut, PoldaBali bersama para driver Angkutan Sewa Khusus/ASK menggelar pertemuan tatap muka pada awal September lalu.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat/kamtibmas di lingkungan Bandara Ngurah Rai.
Tatang mengungkapkan bahwa langkah ini sangat penting, mengingat bandara merupakan objek vital yang tidak hanya terkait dengan aktivitas penerbangan, tetapi juga dengan citra pariwisataBali secara keseluruhan.
"Menjaga bandara bukan hanya tugas aparat keamanan. Sopir, pekerja bandara, maupun masyarakat pengguna jasa punya peran penting. Semua pihak harus bersinergi, taat aturan, dan mengedepankan sikap ramah," katanya.
Tatang menambahkan, bahwa pengalaman positif yang dirasakan wisatawan selama berada di bandara akan berpengaruh besar pada pandangan mereka terhadap pariwisataBali.
Sebaliknya, pengalaman buruk sekecil apa pun bisa berdampak pada nama baik pariwisataBali yang sudah dikenal dunia.