BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Jalan Nasional Amblas di Tapsel, Bupati Gus Irawan: Satu-satunya Akses Tabagsel Terancam Putus

Mora Siregar - Rabu, 24 September 2025 18:21 WIB
Jalan Nasional Amblas di Tapsel, Bupati Gus Irawan: Satu-satunya Akses Tabagsel Terancam Putus
Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, yang baru tiba dari Jakarta langsung meninjau lokasi (foto: mora siregar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN - Jalan nasional yang menghubungkan kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dengan Kota Medan terancam terputus total.

Hal ini terjadi akibat longsor yang menyebabkan badan jalan amblas sepanjang 20 meter di Dusun Pengkolan, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (24/9).

Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, yang baru tiba dari Jakarta langsung meninjau lokasi. Dalam keterangannya, ia menyuarakan kekhawatiran mendalam mengenai potensi terputusnya jalur vital ini.

Baca Juga:
"Saya khawatir betul akses bisa putus total. Ini satu-satunya konektivitas utama Tabagsel. Kalau terputus, jalur dari Padangsidimpuan atau Madina ke Medan harus memutar lewat Labuhan Batu. Itu tambah lebih 100 kilometer dan 2 jam perjalanan. Dari sisi ekonomi, kerugiannya luar biasa besar," tegas Gus Irawan.

Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan

Gus Irawan mengungkapkan bahwa sehari sebelum longsor terjadi, ia sudah berkomunikasi dengan Pimpinan Komisi V DPR RI Andi Iwan Daras untuk mendorong perhatian Kementerian PUPR terhadap infrastruktur di wilayah Tapsel dan Tabagsel.

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antar wilayah, terutama jika dibandingkan dengan Kabupaten tetangga seperti Tapanuli Utara (Taput).

"Jalan nasional kita masih tertinggal. Masyarakat merasa seolah dianaktirikan. Batu Jomba – Aek Latong ini bahkan sudah puluhan tahun rusak dan belum tuntas," ungkapnya.

Solusi Permanen Dibutuhkan

Gus Irawan menekankan pentingnya solusi jangka panjang, bukan hanya tambal sulam. Ia mengingatkan bahwa kawasan Batu Jomba adalah salah satu titik rawan kecelakaan, bahkan mematikan.

"Saya masih ingat betul kejadian Bus ALS jatuh di Aek Latong pada 2011, korban meninggal sampai 19 orang. Hingga kini, masih sering makan korban jiwa. Satu nyawa saja berharga, apalagi puluhan," katanya.

Dukung Pemerintahan Prabowo dan Harap Jalan Nasional Dibereskan

Bupati juga memuji sejumlah langkah berani pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk penertiban tambang, mafia migas, dan penanganan lahan sawit ilegal. Ia berharap semangat reformasi tersebut juga menyentuh persoalan jalan nasional di Tapsel.

"Mudah-mudahan di masa Pak Prabowo, persoalan jalan Batu Jomba ini bisa juga diselesaikan. Kami yakin, jika tambang dan migas bisa ditangani, jalan nasional pun bisa," tambahnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya telah mendorong penambahan alokasi anggaran pemeliharaan infrastruktur dalam APBN yang baru saja disahkan.

"Begitu masuk ke ibu kota Tapsel di Sipirok, jalannya keriting. Mau ke Padangsidimpuan, jalannya gelombang. Ini harus jadi perhatian serius," tutupnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Irawan turut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kalaksa BPBD, Kabag Prokopim, Camat Sipirok, Kades Luat Lombang, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gus Irawan Ajak KAHMI Sumut Singgah ke Tapsel, Puji Kapolres Sidimpuan dan Dorong Kebersamaan di Milad KAHMI ke-59
DPD LIRA Tabagsel Desak KPK Fokus Telusuri Aset Tersangka OTT Proyek Jalan Rp231 Miliar
Bawa Cangkul, Bupati Gus Irawan Ikut Bersihkan Sampah Bersama Warga Sipirok di World Cleanup Day 2025
Bupati Tapsel Lantik 5 Pejabat Eselon II, Dorong Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Ketua WIB Tapanuli Selatan Soroti Kinerja KPK Terkait Penanganan Kasus Penyalahgunaan Dana CSR
Isu CSR Tapsel Jadi Perbincangan Hangat di Warung Kopi, Masyarakat Pertanyakan Sikap KPK terhadap Bupati Gus Irawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru