BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Imigrasi Ngurah Rai Sosialisasikan Aplikasi All Indonesia dan e-VOA, Dorong Pelayanan Terpadu Penumpang Internasional

Fira - Kamis, 25 September 2025 08:53 WIB
Imigrasi Ngurah Rai Sosialisasikan Aplikasi All Indonesia dan e-VOA, Dorong Pelayanan Terpadu Penumpang Internasional
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Winarko, saat sosialisasi bertajuk Optimalisasi Pelayanan Penumpang Internasional melalui Aplikasi All Indonesia dan e-VOA di Hotel Hilton Garden Inn, Bali, pada Rabu (24/9/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BADUNG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan keimigrasian dengan menggelar sosialisasi bertajuk Optimalisasi Pelayanan Penumpang Internasional melalui Aplikasi All Indonesia dan Electronic Visa on Arrival (e-VOA).

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Hilton Garden Inn, Bali, pada Rabu (24/9/2025), dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas instansi.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Kanwil Ditjen Imigrasi Bali, Bea Cukai Ngurah Rai, Balai Besar Karantina, Angkasa Pura Indonesia, Otoritas Bandara Wilayah IV, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Bali Tourism Board, ASITA Bali, HPI Bali, maskapai penerbangan internasional, serta pengelola layanan ground handling Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Baca Juga:
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Winarko, secara resmi membuka acara sekaligus menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam menghadapi meningkatnya mobilitas global.

Ia menyebut, aplikasi All Indonesia adalah wujud nyata modernisasi layanan yang memadukan fungsi Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan, dan Karantina dalam satu platform digital.

"All Indonesia adalah tonggak penting pelayanan publik di bandara. Aplikasi ini bertujuan menciptakan sistem pemeriksaan yang efisien, transparan, dan berbasis digital," ujar Winarko.

Sesi sosialisasi dipandu oleh Ferry Tri Ardhiansyah, Kepala Bidang TIK Imigrasi Ngurah Rai.

Dalam pemaparannya, sejumlah narasumber menjelaskan fitur dan manfaat dari aplikasi All Indonesia serta perkembangan layanan visa elektronik (e-VOA).

Dari Bea Cukai, Bowo Pramoedito menyampaikan bahwa tingkat penggunaan aplikasi telah mendekati 90%, dengan sebagian besar penumpang melakukan pengisian sebelum tiba di Bali.

Ia menekankan kesiapan maskapai dalam menghadapi pemberlakuan wajib barcode mulai 1 Oktober 2025.

Sementara itu, Gde Oki Rizky Aryandhika Heris, Kabid Tempat Pemeriksaan Imigrasi Ngurah Rai, menjelaskan bahwa aplikasi ini memungkinkan penumpang menyelesaikan seluruh prosedur kedatangan melalui satu sistem digital terpadu.

"Cukup satu aplikasi, seluruh proses imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina dapat dilakukan secara bersamaan," jelasnya.

Dalam sesi terakhir, Mohammad Zulfikar, Analis Hukum Direktorat Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, menguraikan perkembangan e-VOA di Indonesia.

Menurutnya, sistem visa manual kini sepenuhnya telah beralih ke platform elektronik, termasuk visa kunjungan saat kedatangan.

"Per 22 September 2025, tercatat 5,4 juta visa elektronik telah diterbitkan, naik dari 4,9 juta pada 2024. Ini menunjukkan kepercayaan dan kenyamanan wisatawan terhadap sistem digital kita," ujarnya.

Sejumlah peserta dari Karantina, Dinas Pariwisata, hingga maskapai internasional turut menyampaikan masukan, seperti kendala teknis saat pengisian aplikasi, potensi antrean penumpang, dan usulan integrasi pungutan wisatawan ke dalam sistem All Indonesia.

Menutup acara, Winarko menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan keberhasilan sistem terintegrasi ini.

"Kunci sukses bukan hanya teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur, dan koordinasi yang kuat antarinstansi," pungkasnya.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang modern, efisien, dan terintegrasi, sekaligus menjaga kelancaran arus penumpang internasional di Pulau Bali yang menjadi wajah utama pariwisata Indonesia di mata dunia.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Kamis 25 September 2025: Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan
Ny. Putri Suastini Koster Raih Juara III Nasional Pembina Posyandu Terbaik di Rakornas 2025
Imigrasi Medan Deportasi 4 WNA Asal Kamboja, Eritrea, dan Pakistan karena Langgar Izin Tinggal
Wagub Bali Giri Prasta Hadiri Karya Padudusan Alit di Banjar Kenanga, Berdana Punia Rp50 Juta dan Ajak Krama Jaga Adat-Budaya
Kadiskes Bali Tegaskan Uang Makan PNS Tak Dianggarkan Sejak 2021, Sesuai Regulasi
PKK Sumut Gandeng Dinkes Gelar Imunisasi Zero Dose Gratis Selama Lima Hari
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru