Harga Daging Ayam di Sumut Mulai Turun, Pemprov Genjot Gerakan Pangan Murah Jelang Idulfitri
MEDAN Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Sumatera Utara (Sumut) mulai menunjukkan tren penurunan, meski masih di atas harga
EKONOMI
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi tengah menelusuri transaksi keuangan yang mengarah ke keluarga mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB yang merugikan negara hingga Rp 222 miliar.
Hal itu disampaikan oleh Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Terkait penelusuran dana BJB ke keluarga eks gubernur, hasilnya ditunggu saja. Kita masih mendalami dan belum bisa disampaikan sekarang," kata Asep kepada wartawan, Jumat (3/10/2025).Baca Juga:
Gunakan Prinsip "Follow The Money"
Dalam proses penyelidikan, KPK menggunakan prinsip follow the money untuk mengidentifikasi aliran dana yang diduga berasal dari proyek korupsi pengadaan iklan. Asep menyebut, tak hanya keluarga Ridwan Kamil, namun pihak lain yang diduga menerima uang korupsi juga ikut ditelusuri.
"Kita lihat cash flow-nya, keluar masuk uangnya, termasuk dengan keluarganya," jelas Asep.
KPK juga bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menganalisis arus dana secara komprehensif.
Kemungkinan Pemanggilan Keluarga Ridwan Kamil
Asep menegaskan bahwa kemungkinan pemeriksaan terhadap keluarga Ridwan Kamil terbuka, tergantung hasil pendalaman dan kebutuhan penyidikan.
Sebelumnya, KPK juga menyatakan membuka peluang untuk memanggil istri Ridwan Kamil jika ditemukan indikasi keterlibatan dalam aliran dana tersebut.
Kerugian Negara Capai Rp 222 Miliar
Dalam kasus ini, KPK menduga telah terjadi manipulasi dalam proses pengadaan iklan di Bank BJB yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 222 miliar. Dugaan ini diperkuat dengan bukti awal terkait rekayasa kontrak, penggelembungan anggaran, dan dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam proses pencairan dana.
MEDAN Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Sumatera Utara (Sumut) mulai menunjukkan tren penurunan, meski masih di atas harga
EKONOMI
IRAN Situasi di Selat Hormuz kian mencekam setelah sebuah kapal tanker minyak dilaporkan tenggelam akibat ditembak saat melintasi perair
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menghadapi gejolak besar setelah dua pejabat eselon I, Dirjen Cipta Karya Dewi Chomistria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Isu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kembali menguat dalam peta kebijakan energi nasional. Pemerintah menarge
EKONOMI
PALAS Gerakan Mahasiswa Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) menemukan dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa Siparau, Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatat tonggak penting dalam pengembangan lapangan migas lepas pantai dengan resmi mengoper
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Pelayanan Idulfitri 1447 H
PEMERINTAHAN
SERGAI Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya meresmikan Gedung Laboratorium Kateterisasi Jantung dan Pembuluh Darah (Cathlab)
KESEHATAN
SERGAI Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, memimpin apel pagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman Ka
PEMERINTAHAN
MEDAN Larangan merektut tenaga honorer yang tertuang dalam sejumlah regulasi, ternyata tidak berlaku di Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTs