Piala AFF U19: Indonesia Kalahkan Myanmar 3-0
MEDAN Timnas Indonesia akhirnya menang telak 30 atas Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang
OLAHRAGA
JAKARTA – Sejumlah massa yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).
Mereka menyuarakan desakan agar Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ditangkap dan diadili.
Pantauan di lokasi, peserta aksi membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar KPK mengambil langkah hukum terhadap mantan kepala negara tersebut.Baca Juga:
Sejumlah orator bergantian menyampaikan pernyataan sikap dari atas mobil komando.Salah satu tokoh yang hadir dalam aksi ini adalah Fachrur Razi, purnawirawan jenderal TNI yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Dalam orasinya, ia meminta KPK untuk menunjukkan keberanian dan integritas dalam menindak pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana, termasuk mantan presiden."Kita sama-sama minta supaya diambil langkah-langkah, tangkap dan adili Jokowi," ujar Fachrur saat berorasi.
Meski melontarkan tudingan dan tuntutan keras, Fachrur tidak menyampaikan secara rinci dasar hukum atau bukti spesifik yang menjadi landasan tuntutannya terhadap Jokowi."Bukti-buktinya apa? Waduh, saya rasa bukti-buktinya banyak. Tinggal bagaimana KPK. Kalau KPK tidak berani, kita heran juga," kata mantan Wakil Panglima TNI itu.
Ia juga mengkritik sikap KPK yang dinilai kurang tegas dalam menindak kasus-kasus besar, seraya meminta lembaga antirasuah menjaga kehormatan dan integritas di mata publik."Saya yakin anak-anak anda, cucu anda juga bakal malu. Kalau tidak berani, tidak usah jadi KPK," tegasnya.
Lebih lanjut, Fachrur menyatakan bahwa Presiden Jokowi tidak perlu khawatir jika memang tidak bersalah, namun menyebut dirinya yakin ada kesalahan yang patut diselidiki.
"Pak Jokowi tidak usah takut kalau memang tidak salah. Tapi, saya yakin banyak salahnya," ucapnya.Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan menghindari potensi kericuhan.
Sejumlah spanduk yang menyerukan tuntutan penangkapan terhadap Jokowi juga terlihat terpasang di sekitar area KPK, termasuk di jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan gedung.Pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi ini maupun tuntutan yang dilayangkan oleh para demonstran.*
Baca Juga:
(vo/a008)
MEDAN Timnas Indonesia akhirnya menang telak 30 atas Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang
OLAHRAGA
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Wakil Menteri Luar Negeri
POLITIK
JAKARTA Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran
PERISTIWA
BANDA ACEH Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah memasu
NASIONAL
BANDUNG Lion Group menyatakan kesiapannya mendukung rencana pemerintah untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara, Bandung,
EKONOMI
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah anggapan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto selama 1
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Aparat gabungan menemukan sebanyak 6,8 kilogram narkotika jenis ganja saat menggelar razia di Lapas Kelas IIB Salambue,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan di balik intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto sela
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menanggung secara pribadi seluruh kelebihan
POLITIK
MEDAN Indonesia untuk sementara di babak pertama menang 10 atas Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utama Sumatera Uta
OLAHRAGA