BREAKING NEWS
Selasa, 21 Juli 2026

Empat Pelajar Aceh Raih Beasiswa ke Tiongkok, Wagub Targetkan Jadi Penggerak Hilirisasi Daerah

T.Jamaluddin - Selasa, 21 Juli 2026 07:06 WIB
Empat Pelajar Aceh Raih Beasiswa ke Tiongkok, Wagub Targetkan Jadi Penggerak Hilirisasi Daerah
Pemerintah Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa luar negeri. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHPemerintah Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa luar negeri. Sebanyak empat pelajar asal Aceh diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Sichuan Vocational College of Chemical Technology, Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengatakan program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki daya saing global sekaligus mampu mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor industri dan hilirisasi sumber daya alam.

"Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh. Kami berharap mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdikan ilmunya untuk daerah," kata Fadhlullah.

Baca Juga:

Empat pelajar yang berhasil memperoleh beasiswa tersebut yakni Enver Maula Aufasyah Putra dari SMAN 3 Banda Aceh, Maxalmina Mughayatsyah dari MAS Jeumala Amal Lueng Putu, Kabupaten Pidie Jaya, serta Muhammad Izyan Azhar dan Muhammad Badawi Fadillah dari SMKN 2 Banda Aceh.

Sebelum memulai perkuliahan di Tiongkok pada September 2026, keempat pelajar tersebut akan menjalani pelatihan intensif Bahasa Mandarin selama tiga bulan di Morowali, Sulawesi Tengah. Pelatihan itu dipersiapkan sebagai bekal untuk mengikuti proses pembelajaran di kampus tujuan.

Menurut Fadhlullah, Aceh membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi global agar mampu mengambil peran penting dalam pengembangan industri di daerah.

Ia menegaskan, putra-putri Aceh harus menjadi pelaku utama dalam proses hilirisasi, bukan sekadar menjadi penonton di tengah berkembangnya industri berbasis sumber daya alam.

"Putra-putri Aceh jangan hanya menjadi penonton dalam proses hilirisasi. Mereka harus menjadi pelaku utama yang mampu mengelola, mengembangkan, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan industri di daerah sendiri," ujarnya.

Keberangkatan para penerima beasiswa dilepas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Marthunis ST DEA, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (19/7/2026).

Marthunis berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri dengan maksimal, menjaga nama baik Aceh dan Indonesia, serta kembali membawa ilmu pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Pemerintah Aceh optimistis program beasiswa luar negeri tersebut akan melahirkan generasi muda yang unggul, berwawasan internasional, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan Aceh, terutama dalam mendukung agenda industrialisasi dan hilirisasi di masa mendatang.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Minyak Mentah Indonesia Turun ke US$ 83,45 per Barel, ESDM Ungkap Penyebabnya
LAPK: Pertamina Harus Jujur Soal BBM Langka di Medan
Eks Menteri ESDM Sudirman Said Kembali Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Kasus Petral
Stok BBM Aman tapi SPBU Sempat Kosong, ESDM Ungkap Masalah Distribusi di Sumut
Bahlil Pastikan Mayoritas Gas LNG Abadi Masela untuk Dalam Negeri, Investasi Tembus Rp342 Triliun
Prabowo Minta Maaf Tak Hadir Langsung di LNG Abadi Masela, Sebut Berutang kepada Masyarakat Maluku
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru