Pakubuwono XIV Gelar Buka Puasa Bersama, Jaga Tradisi dan Silaturahmi Keraton Surakarta
SURAKARTA Pakubuwono XIV menggelar acara buka puasa bersama di Sasana Narendra, Sabtu (21/2) sore. Kegiatan berlangsung khidmat dan diha
NASIONAL
Menurut laporan penelitian lingkungan dan data kesehatan, paparan polutan dari PLTU batu bara diperkirakan menyebabkan hingga 6.500 kematian dini setiap tahun di Indonesia. Jika pembangunan PLTU terus berlanjut, angka tersebut bisa melonjak menjadi 20.000 lebih kematian dini per tahun.
Studi dari Universitas Harvard menunjukkan, setiap kenaikan 1 µg/m³ PM2.5 dari PLTU meningkatkan risiko kematian sebesar 1,12 persen—dua kali lipat dari rata-rata polusi PM2.5 dari sumber lainnya.
Paparan jangka panjang terhadap PM2.5 juga terbukti memicu kanker paru-paru, stroke, dan penyakit jantung iskemik. Kelompok paling terdampak adalah anak-anak, ibu hamil, dan lansia, yang memiliki sistem kekebalan lebih rentan terhadap polusi udara.
Para pegiat lingkungan dan masyarakat sipil menuntut pemerintah mengambil langkah konkret. Beberapa rekomendasi mendesak yang mereka ajukan meliputi:
Penerapan ketat standar emisi bagi seluruh PLTU, termasuk pemasangan teknologi desulfurisasi dan sistem kontrol polusi modern.
Evaluasi komprehensif terhadap dampak lingkungan dan kesehatan dari setiap PLTU yang beroperasi.
Percepatan transisi energi bersih, termasuk mendorong investasi di sektor energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan hidro.
Moratorium pembangunan PLTU baru, dan rencana penghentian bertahap PLTU eksisting yang paling mencemari.
PLTU Sebalang hanyalah satu dari puluhan PLTU batu bara di Indonesia yang menyisakan jejak kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Meski menjadi bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan energi, pendekatan berbasis batu bara terbukti menyisakan biaya sosial dan ekologis yang sangat tinggi.
Kini, pilihan ada di tangan pemerintah dan masyarakat. Apakah kita akan terus menormalisasi polusi dan kematian dini sebagai bagian dari 'pembangunan'? Atau mulai beralih menuju masa depan energi yang bersih dan berkeadilan?
"Setiap suara, setiap aksi, bisa menjadi bagian dari solusi. Masa depan anak cucu kita tidak boleh dibayar dengan napas yang sesak dan laut yang mati."*
(M/006)
SURAKARTA Pakubuwono XIV menggelar acara buka puasa bersama di Sasana Narendra, Sabtu (21/2) sore. Kegiatan berlangsung khidmat dan diha
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Setyawan membeberkan dugaan intervensi kuat dalam proses sewa Terminal PT Orbit Terminal Merak ol
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TENGAH Pembangunan infrastruktur di pedalaman Aceh Tengah terus menunjukkan kemajuan signifikan. Prajurit TNI dari Kodim 0106/Aceh
NASIONAL
PASAMAN Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol bergerak cepat merespons dampak bencana alam yang memutus akses transportasi warga d
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Minggu, 22 Februari 2026. Cuaca
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pad
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Minggu, 22 Februari
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Minggu, 22 Februari 2
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Minggu, 22 Februari 2026. Secara
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu, 22 Fe
NASIONAL