Saiful Mujani Diperiksa 5 Jam, Polisi Cecar 37 Pertanyaan soal Pernyataan Gulingkan Prabowo
JAKARTA Guru Besar Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Saiful Mujani, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama
POLITIK
JAKARTA – Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-97, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa perjuangan generasi muda Indonesia masih jauh dari selesai.
Meskipun bangsa Indonesia telah meraih kemerdekaan, Prabowo menyebutkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat yang hidup dalam kesulitan.
Dalam sambutannya yang disampaikan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (28/10/2025), Prabowo mengingatkan bahwa perjuangan Indonesia belum berakhir, terutama bagi mereka yang berada di garis depan seperti petani, nelayan, dan buruh.Baca Juga:
"Perjuangan ini belum selesai, masih terlalu banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan," ujar Presiden Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa negara harus bertanggung jawab untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia mendapatkan kehidupan yang layak dan sejahtera.
"Kepada mereka, kita wajib memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia harus hidup layak, sejahtera, sehingga bangga menjadi bagian dari bangsa besar ini," lanjutnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan sumber daya alam.
Namun, ia menekankan pentingnya kemampuan bangsa dalam mengelola kekayaan tersebut untuk kesejahteraan rakyat.
"Bangsa kita kaya, yang penting sekarang kita pandai menjaga dan mengelola kekayaan kita," ujar Prabowo.
Hal ini menurutnya menjadi salah satu kunci dalam memajukan bangsa Indonesia di masa depan, dengan mengoptimalkan potensi yang ada untuk kemakmuran seluruh rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke-97, yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2025.
Menurut Prabowo, peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sebuah momen sejarah, melainkan juga pengingat tentang tekad dan perjuangan para pemuda Indonesia di tahun 1928 yang menyatukan bangsa.
"Hari ini kita memperingati sebuah tonggak sejarah penting saat pemuda Indonesia pada tahun 1928 meneguhkan tekad yang menyatukan bangsa, bertumpah darah satu Tanah Air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia," ujar Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa pada masa itu, para pemuda yang mayoritas berusia muda, tidak lebih dari 24 tahun, hanya memiliki satu tujuan bersama: Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, dan bermartabat.
"Mereka yang pada saat itu berusia muda, tidak lebih dari 22, 23, 24 tahun, hanya ingin satu hal, Indonesia merdeka, Indonesia bersatu, berdaulat, bermartabat," kata Prabowo.
Menyadari semangat perjuangan para pemuda tahun 1928, Prabowo menekankan bahwa tugas generasi kini adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan cara yang berbeda namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai perjuangan yang sama, yakni melalui ilmu pengetahuan, disiplin, kejujuran, dan kerja keras.
"Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan mereka melalui ilmu, kejujuran, disiplin, dan kerja keras. Kita harus isi kemerdekaan kita, kita harus membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, bangsa yang modern, bangsa yang sejahtera," ujar Presiden Prabowo.
Prabowo mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk bersatu dan bekerja keras demi masa depan bangsa yang lebih baik, serta berperan aktif dalam membangun Indonesia sebagai negara yang lebih maju dan sejahtera.
Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan salah satu momen bersejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Pada tahun 1928, para pemuda Indonesia dari berbagai daerah dan suku bangsa berikrar untuk bersatu, menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, serta berjuang untuk meraih kemerdekaan dari penjajahan.
Ikrar yang dilontarkan pada saat itu menjadi cikal bakal semangat nasionalisme yang kemudian meletus dalam perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda diharapkan dapat menjadi pengingat bagi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang demi kemajuan bangsa, dengan mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan.*
(km/a008)
JAKARTA Guru Besar Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Saiful Mujani, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit rujukan selama pelaksanaan Piala AFF U19
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wakil Menteri Imigrasi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi III DPR RI bersama pemerintah akan melanjutkan pembahasan Revisi UndangUndang (RUU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisia
NASIONAL
MEDAN Universitas Sumatera Utara (USU) membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajukan banding terkait penetapan Uang Kuliah Tunggal
PENDIDIKAN
MEDAN Tim Nasional Vietnam untuk sementara di babak pertama unggul 20 melawan Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Uta
OLAHRAGA
PEMATANGSIANTAR Dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di K
PEMERINTAHAN
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan putusan bebas terhadap Askani dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kondisi ekonomi dan fiskal Indonesia kepada lembaga pemeringkat internasional S&P
EKONOMI