Organisasi Masyarakat Bang Japar hadir dalam Apel Siaga Potensi Masyarakat yang digelar Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas, Rabu (19/11). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA – Organisasi Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) yang dipimpin Fahira Idris sebagai Ketua Umum, hadir dalam Apel Siaga Potensi Masyarakat yang digelar Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas, Rabu (19/11).
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.
Apel siaga ini menjadi momentum konsolidasi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas, relawan, dan komunitas yang aktif menjaga stabilitas keamanan ibu kota.
Fahira Idris hadir bersama jajaran pengurus Bang Japar dari tingkat wilayah, kecamatan, kelurahan, hingga Satgas dan Srikandi Bang Japar.
Kapolda Metro Jaya menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan potensi masyarakat.
"Kehadiran lebih dari 5.000 anggota ormas pagi ini menunjukkan komitmen bersama bahwa keamanan Jakarta adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Asep.
Selain menjaga keamanan, apel siaga ini menekankan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama di musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor.
Asep juga menyoroti persiapan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di mana volume aktivitas publik diperkirakan meningkat di pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, dan lokasi wisata.
Fahira Idris menyampaikan apresiasi atas undangan Kapolda Metro Jaya dan menegaskan komitmen Bang Japar untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian.
"Bang Japar akan terus bersama Polda Metro Jaya untuk menjaga Kamtibmas agar aman, damai, dan tentram bagi seluruh warga Jakarta," kata Fahira.
Kegiatan ini menegaskan kembali peran strategis masyarakat dalam menjaga ketertiban, memberikan pertolongan saat bencana, dan memelihara kerukunan di tengah masyarakat.
Sinergi antara ormas dan Polri diharapkan dapat menghadirkan rasa aman bagi seluruh warga Jabodetabek, terutama saat perayaan Nataru.*