Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menobatkan Jakarta sebagai kota metropolitan terpadat di dunia, menyalip Tokyo.
Berdasarkan laporan Divisi Kependudukan Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB, Jakarta kini dihuni 42 juta jiwa, diikuti Dhaka, Bangladesh, dengan hampir 40 juta penduduk, sementara Tokyo turun ke posisi ketiga dengan 33 juta jiwa.
Direktur Rujak Centre for Urban Studies, Elisa Sutanudjaja, menyatakan bahwa prediksi ini bukan hal mengejutkan.Baca Juga:
"Jumlah penduduk wilayah metropolitan Jakarta sudah melampaui Tokyo sejak beberapa tahun lalu. Laporan PBB ini menegaskan bahwa masalah kota megapolitan Jakarta semakin mendesak," ujarnya.
Pertumbuhan penduduk yang masif menghadirkan tantangan klasik kota besar dunia.
Jakarta menghadapi kemacetan parah, polusi, banjir, dan tekanan layanan publik yang tinggi.
Koordinasi antarwilayah di Jabodetabek kerap tidak mulus, sehingga masalah perkotaan menjadi lebih kompleks.
Untuk mengurangi tekanan, pemerintah Indonesia mengumumkan rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur sejak 2019 dan mulai membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru.
Namun, beberapa pengamat memperingatkan risiko kota baru tersebut menjadi kota hantu jika perencanaan tidak matang.
Laporan PBB mencatat bahwa pada 2025, sekitar 45 persen dari populasi dunia tinggal di kota, naik dari 20 persen pada 1950.
Jumlah megacity—kota dengan penduduk lebih dari 10 juta—juga meningkat pesat, dari delapan kota pada 1975 menjadi 33 kota pada 2025, mayoritas berada di Asia.
Li Junhua, kepala Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB, menekankan urbanisasi adalah kekuatan penentu zaman kita.
"Jika dirancang inklusif dan terkoordinasi, kota dapat membuka peluang baru bagi aksi iklim, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan sosial," ujarnya.
PBB memprediksi sejumlah kota akan segera menyusul menjadi megacity baru pada 2050, termasuk Kuala Lumpur (Malaysia), Addis Ababa (Ethiopia), dan Hajipur (India).*
(d/dh)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA