Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Langkah ini diambil untuk menekan potensi kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar yang kerap mendominasi ruas jalan nasional.
Meski mengedepankan pencegahan, penegakan hukum tetap diberlakukan secara selektif.
Data Polda Sumut menyebut penindakan didominasi oleh ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dengan 85 kasus ETLE statis dan 43 ETLE mobile, tanpa satupun tilang manual.
Sementara teguran simpatik mencapai 911 kasus, sehingga total penegakan tercatat 1.039 kasus.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan Operasi Zebra Toba 2025 tahun ini diarahkan pada pendekatan humanis.
"Kami mengutamakan preemtif dan preventif. Akar permasalahan lalu lintas selalu dimulai dari pelanggaran. Karena itu, edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi strategi utama," ujarnya.
Ferry menegaskan bahwa tujuan operasi bukan hanya menindak pelanggar, melainkan memberi rasa aman dan memastikan kelancaran mobilitas publik.
"Seluruh personel bekerja sesuai standar HTCK. Kami berharap masyarakat merasakan dampak langsung operasi ini, khususnya peningkatan keselamatan di jalan," katanya.
Operasi Zebra Toba 2025 akan berlangsung hingga akhir masa pelaksanaan.
Polda Sumut berharap pendekatan edukasi dan pengawasan terukur dapat memberikan perubahan signifikan pada budaya disiplin lalu lintas di Sumatera Utara.*
(um)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.