Dua Advokat Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Gunakan Data Pribadi Tanpa Hak
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
NEWDELHI- Sebuah insiden mengerikan terjadi di Rajasthan, India, ketika seorang pria yang telah dinyatakan meninggal dunia tiba-tiba terbangun saat proses kremasi dimulai. Pria berusia 25 tahun tersebut, Rohitash Kumar, dinyatakan meninggal oleh dokter setelah mengalami kesulitan berbicara dan mendengar, namun kemudian diketahui masih hidup saat berada di atas tumpukan kayu yang akan dibakar.
Kejadian ini berlangsung pada Kamis (21/11) waktu setempat, di wilayah Jhunjhunu, Rajasthan. Kumar yang sebelumnya dilaporkan mengalami serangan epilepsi, dibawa ke rumah sakit setempat setelah menunjukkan gejala kesehatan yang memburuk. Laporan media lokal menyebutkan bahwa dokter yang memeriksanya menyatakan dia sudah meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit, tanpa melakukan pemeriksaan postmortem yang seharusnya dilakukan untuk memastikan penyebab kematiannya.
Sungguh mengejutkan, sesaat sebelum tubuhnya dibakar dalam upacara kremasi Hindu, keluarga dan kerabat Kumar menyaksikan tubuhnya mulai bergerak. Ternyata, pria tersebut masih bernapas dan dalam keadaan hidup. Kepala petugas medis rumah sakit setempat, D Singh, menjelaskan kepada AFP bahwa seorang dokter telah menyiapkan laporan postmortem tanpa melakukan pemeriksaan postmortem yang diperlukan. Akibatnya, jenazah Kumar segera dikirim untuk dikremasi.
“Sesaat sebelum tumpukan kayu dibakar, jenazah Rohitash mulai bergerak,” ujar Singh dalam pernyataannya. “Dia masih hidup dan bernapas,” tambahnya.
Kejadian ini tentu saja menambah sorotan terhadap prosedur medis yang tidak teliti dalam kasus-kasus kematian, yang menimbulkan pertanyaan besar tentang kesalahan dalam penanganan pasien kritis. Dokter yang terlibat dalam insiden ini kini tengah diselidiki lebih lanjut, sementara keluarga Kumar merasa cemas dan terkejut atas kejadian yang hampir saja berujung fatal.
Menurut informasi, setelah kejadian tersebut, Rohitash Kumar segera dibawa kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kondisinya saat ini masih dipantau oleh tim medis, dan belum ada laporan terbaru mengenai kesehatannya setelah terbangun.
Insiden ini menambah daftar panjang kejadian medis yang meragukan di India, di mana kesalahan diagnosis atau kelalaian dalam prosedur medis kerap terjadi. Pemerintah setempat dan otoritas medis kini telah menyatakan akan menyelidiki lebih dalam kejadian ini untuk memastikan keadilan bagi pasien dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti kondisi petani Indonesia yang dinilainya semakin terdesak aki
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, usai kunjungan kenegaraan di In
NASIONAL
JAKARTA Mantan Presiden Republik Indonesia ke7, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan akan menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan ijazah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan kasus gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Maj
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dijadwalkan mulai ditempatkan di berbagai daerah pada Agust
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di RSU
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim penasihat hukum (PH) tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Fa
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Sebanyak 135 Reje Kampung (Kepala Desa) terpilih periode 20262032 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam pro
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) resmi meluncurkan rangkaian Bulan Koperasi sebagai pe
NASIONAL