PADANGSIDIMPUAN – Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia (DPCPPITTNI) Tabagsel mengerahkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Aksi ini menjadi bagian dari gerakan solidaritas yang terus mengalir setelah bencana besar melanda Tapanuli Selatan dan daerah sekitarnya.
Ketua DPC PPITTNI Tabagsel, Amas Suchri Rangkuti, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan warga yang hingga kini masih berjuang memulihkan kehidupan setelah banjir bandang.
"Kita bergerak bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka," ujar Amas dalam keterangan, Selasa, 2 Desember 2025.
Penyaluran bantuan tahap pertama akan dilakukan Rabu, 3 Desember 2025.
Bantuan difokuskan ke wilayah Batangtoru, Desa Garoga, dan permukiman sekitarnya yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Jadwal Penyaluran Tahap I: Hari/Tanggal: Rabu, 3 Desember 2025 Waktu Keberangkatan: 09.00 WIB Posko Keberangkatan: Barak Kopjend 37, Losung Batu
Panitia masih menerima titipan donasi hingga Selasa malam sebelum rombongan relawan berangkat menuju lokasi terdampak.
Setelah pengiriman tahap pertama, PPITTNITabagsel telah menyiapkan penyaluran lanjutan ke wilayah Pengkolan, Sipirok, yang juga dilaporkan mengalami kerusakan infrastruktur dan membutuhkan bantuan logistik.
Jadwal resmi penyaluran tahap kedua akan diumumkan dalam minggu berjalan.
DPCPPITTNI membuka kesempatan bagi masyarakat luas, khususnya jamaah dan Saudara Fillah, untuk berpartisipasi dalam aksi sosial ini.
Bantuan yang diterima meliputi: Donasi uang,Sembako, Pakaian layak pakai, Bantuan non-materi lainnya, serta Bantuan dapat disalurkan melalui: BRI – 0135-01-004502-30-8 a.n. DPCPPITTNI Kota Padangsidimpuan
Konfirmasi transfer dapat dikirimkan ke nomor 0813-9792-8212.
Amas Suchri menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu sejak awal gerakan ini dibuka.
Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dapat mempercepat proses pemulihan serta menghadirkan kembali harapan bagi warga di wilayah terdampak.*