BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

Greenpeace: Hutan Alam di Sumut Hanya Tinggal 14 Juta Hektare, Krisis Lingkungan Makin Parah

Adam - Selasa, 02 Desember 2025 15:06 WIB
Greenpeace: Hutan Alam di Sumut Hanya Tinggal 14 Juta Hektare, Krisis Lingkungan Makin Parah
Penampakan terbaru hutan alam di Batang Toru. (foto: Google Earth)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace, Iqbal Damanik, menambahkan, hujan ekstrem akan terus mengintai sebagai dampak krisis iklim.

"Dampak krisis iklim bukan hanya angka statistik, tetapi mengancam nyawa dan kehidupan masyarakat," katanya.

Bencana hidrometeorologi akhir November 2025 di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menelan 604 korban jiwa.

Baca Juga:

Infrastruktur publik rusak parah, termasuk ribuan rumah, jembatan, dan fasilitas pendidikan, menurut data BNPB per 1 Desember 2025.

Greenpeace mendesak pemerintah tidak hanya mengevaluasi izin di Sumatera, tetapi juga menghentikan kerusakan hutan di wilayah lain, termasuk Papua.

Mereka menilai, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan tercapai jika lingkungan terus dirusak dan bencana ekologis mengancam.*


(cn/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekda Dewa Indra Pimpin Apel Siaga Bencana, Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Bali 2025–2026
Stok Aman! Pemprov Sumut Pastikan 2.268 Ton Beras Siap Distribusi ke Korban Bencana
Krisis BBM Pasca-Banjir di Banda Aceh: Antrean Mengular 1 Km, Warga Rela Antre Berjam-jam
Joko Widodo Pimpin Task Force BRIN, Banjir Sumatera Ditangani Berbasis Data dan Teknologi Canggih
Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera, Mendagri: Beliau Pantau Tiap Hari
Harga Beras di Aceh Tengah Melonjak hingga Rp 500 Ribu per 15 Kg, Mentan: Aku Telepon, Langsung Kirim Pasok
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru