BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Miris, 2.000 Warga Langkat Mengungsi di Atas Rel Kereta Tanpa Fasilitas Memadai

Adelia Syafitri - Kamis, 04 Desember 2025 21:28 WIB
Miris, 2.000 Warga Langkat Mengungsi di Atas Rel Kereta Tanpa Fasilitas Memadai
Para pengungsi bertahan di posko yang tidak layak di Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Tangkapan Layar @irwandiferry / IG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT – Kondisi memprihatinkan terjadi di salah satu titik pengungsian korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sebuah posko darurat yang menampung sekitar 2.000 warga berdiri di atas rel kereta api dengan fasilitas hampir tidak memadai.

Temuan tersebut diungkap oleh figur publik Ferry Irwandi melalui unggahan media sosialnya, Kamis, 4 Desember 2025.

Baca Juga:

"Di pelosok Langkat, kami menemukan lokasi pengungsian berisi 2.000 orang dengan fasilitas sangat minim dan dibangun di atas rel kereta api," kata Ferry.

Foto dan video yang diunggah memperlihatkan warga berdesakan dalam tenda seadanya, sebagian besar tanpa alas tidur yang layak.

Ketika hujan turun, tenda bocor dan tidak mampu menampung seluruh pengungsi.

Penerangan juga minim, membuat suasana semakin rentan bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Ferry menuturkan banyak keluarga terpaksa tidur di tanah tanpa pelindung. Tenda yang tersedia tidak cukup, sehingga sebagian warga harus bertahan di area terbuka di atas rel kereta.

"Ada anak-anak, bayi, bahkan hewan peliharaan ikut bertahan di tengah keterbatasan," ujarnya.

Melihat kondisi ini, Ferry dan timnya menyalurkan bantuan berupa makanan, selimut, popok, susu, botol susu, alas tidur, hingga tenda tambahan agar warga tidak harus melewati malam dalam ketakutan.

Ferry berharap pemerintah Kabupaten Langkat, Pemprov Sumatera Utara, hingga pemerintah pusat segera turun tangan.

Ia juga menyoroti sejumlah bendungan yang jebol akibat banjir bandang, membuat ribuan warga belum dapat kembali ke rumah.

"Banyak bendungan jebol yang harus segera diperbaiki agar warga bisa pulang," katanya.

Banjir di Langkat dalam sepekan terakhir merupakan salah satu yang terparah, menyusul hujan ekstrem yang melanda wilayah tersebut dan kabupaten lain di Sumatera.*

(in/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru