Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menerima bantuan dari Walikota Palembang, Drs H Ratu Dewa MSi, diwakili Kepala Dinsos, M. Raimon Lauri AR SSTP MSi, di Aula Lantai I, Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (8/12/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menerima bantuan tersebut dari Walikota Palembang, Drs H Ratu Dewa MSi, diwakili Kepala Dinas Sosial, M. Raimon Lauri AR SSTP MSi, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
"Terima kasih atas bantuan luar biasa dari Pemkot Palembang. Saat ini, 13 dari 22 kecamatan terdampak bencana, dengan jumlah warga terdampak sekitar 162 ribu jiwa," ujar Bupati di Aula Lantai I, Kantor Bupati Deli Serdang.
Wilayah paling parah terdampak bencana antara lain Hamparan Perak, Sunggal, dan Labuhan Deli.
Dua posko pengungsian masih aktif, yaitu di Desa Kota Rantang, Hamparan Perak, dan Masjid Al Ikhlas, Kecamatan Batang Kuis.
Bupati menjelaskan, dampak pascabencana paling terasa pada sektor pertanian. Dari target penanaman padi seluas 18.600 hektare, hanya 5.300 hektare yang masih bisa ditanami.
Padahal, Deli Serdang selama ini menjadi salah satu lumbung padi terbesar Sumut, berkontribusi sekitar 5 persen terhadap cadangan gabah nasional.
"Kedatangan bantuan dari Pak Raimon dan Pemkot Palembang sangat memperkuat kami dalam memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan dukungan yang memadai," tambah Bupati.
Prakiraan cuaca masih menunjukkan potensi ekstrem, termasuk banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 9 Desember 2025.
Bupati berharap cuaca segera stabil agar fokus penataan fasilitas dan pemulihan lahan pertanian dapat dilakukan.