26 WNI Ditangkap di Malaysia, Diduga Gunakan Identitas Palsu Demi Bekerja
JAKARTA Otoritas Malaysia menahan 26 warga negara Indonesia (WNI) dalam operasi penertiban dokumen ilegal di kawasan Glenmarie, Shah Ala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah bersama aparat keamanan dan berbagai elemen masyarakat memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Indonesia.
Peningkatan mobilitas warga serta ramainya ruang publik menjadi perhatian utama agar perayaan akhir tahun berlangsung aman dan tertib.
Pantauan di sejumlah daerah menunjukkan meningkatnya aktivitas masyarakat di tempat ibadah, terminal, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.Baca Juga:
Kondisi ini mendorong aparat keamanan untuk memperketat patroli, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.
Berbagai langkah pengamanan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama masa libur Nataru.
Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU, KH Ahmad Nurul Huda Haem atau yang akrab disapa Kiyai Enha, menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif dalam menghadapi perayaan akhir tahun.
Menurut dia, stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
"Situasi saat ini masih tertib dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Stabilitas keamanan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat berperan aktif menciptakan suasana yang rukun dan damai," ujar Kiyai Enha, Sabtu (13/12).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi tindak kejahatan maupun kondisi alam yang tidak terduga selama masa libur.
"Pastikan rumah yang ditinggalkan untuk mudik atau berlibur dalam keadaan aman. Kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana alam juga perlu ditingkatkan," katanya.
Lebih lanjut, Kiyai Enha menegaskan bahwa kebersamaan dan keharmonisan antarsesama menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama libur akhir tahun.
Menurut dia, situasi yang aman dan kondusif hanya dapat terwujud apabila masyarakat dan aparat bergandeng tangan.
"Dengan menjaga ketertiban, saling menghormati, dan meningkatkan kewaspadaan, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan," ujarnya.*
(ad)
JAKARTA Otoritas Malaysia menahan 26 warga negara Indonesia (WNI) dalam operasi penertiban dokumen ilegal di kawasan Glenmarie, Shah Ala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengabulkan permohonan pengalihan penahanan mantan Menteri Pendidikan, Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, menyoroti polemik pelarangan pemutaran film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
SURABAYA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan mengatasi pe
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan alasan pemerintah melibatkan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online (jud
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Polda Bali mengungkap asal 26 warga negara asing yang diamankan dari sebuah penginapan di kawasan Kuta, Bali. Mereka diduga dip
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan melan
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dilaporkan lima dokter ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggunaan gelar akademik yang dini
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Klaim pemerintah mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026 menuai kritik dari kalangan akad
EKONOMI