Manggarai Terparah, Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 43 Orang, 5 Bandara dan RS Ikut Rusak
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA , — Pemerintah menyiapkan 51 lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.
Lokasi tersebut tersebar di 32 kabupaten/kota, mulai dari Aceh hingga Sumatera Utara.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan lahan huntara berasal dari Hak Guna Usaha (HGU) yang pemegang izinnya bersedia bekerja sama untuk penanganan bencana.Baca Juga:
"Kami sudah siapkan di 32 kabupaten/kota. Total ada 51 lokasi HGU yang pemiliknya kooperatif dan bersedia digunakan untuk pembangunan hunian sementara," kata Nusron di Kementerian Hukum, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.
Pembangunan huntara merupakan bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatera.
Pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara rampung dalam waktu enam bulan.
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyatakan, korban banjir yang saat ini masih berada di pengungsian akan direlokasi ke huntara sebelum dipindahkan ke hunian tetap (huntap).
"Untuk wilayah yang sudah relatif pulih seperti Sumatera Barat dan sebagian Sumatera Utara, kita masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Masyarakat di pengungsian akan dialihkan ke hunian sementara yang dibangun Satgas TNI-Polri," ujar Suharyanto dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Besar, Minggu, 7 Desember 2025.
Menurut Suharyanto, pembangunan hunian tetap akan menjadi tanggung jawab Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Sementara itu, rumah warga yang rusak namun tidak perlu direlokasi akan diperbaiki oleh BNPB.
Setiap unit huntara dirancang bertipe 36 dengan fasilitas kamar mandi di dalam rumah.
Biaya pembangunan satu unit diperkirakan sekitar Rp30 juta. Hunian tersebut bersifat sementara dan akan ditempati maksimal selama satu tahun sebelum warga dipindahkan ke hunian tetap.
Data BNPB mencatat, bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera menyebabkan 147.236 rumah rusak, mayoritas mengalami kerusakan berat. Di Aceh tercatat 106.060 rumah rusak, di Sumatera Barat 12.451 unit, dan di Sumatera Utara sebanyak 28.725 unit.*
(k/dh)
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK
MEDAN Seorang siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus menjalani perawatan intensif di Pediatric Intensive Ca
PERISTIWA