BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Ibu Putri Koster Tekankan Peran Masyarakat dalam Kelola Sampah Organik, Anorganik, dan B3

- Kamis, 18 Desember 2025 18:27 WIB
Ibu Putri Koster Tekankan Peran Masyarakat dalam Kelola Sampah Organik, Anorganik, dan B3
Hal itu disampaikan Ibu Putri Koster dalam Seminar “Transformasi Pengelolaan Sampah Menghadapi Penutupan TPA Suwung” yang digelar di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (18/12/2025). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR – Menjelang penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung yang dijadwalkan pada 23 Desember 2025, berbagai pihak menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Salah satunya disampaikan oleh Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, yang menyoroti pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah.

Hal itu disampaikan Ibu Putri Koster dalam Seminar "Transformasi Pengelolaan Sampah Menghadapi Penutupan TPA Suwung" yang digelar di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga:

Ia menekankan bahwa sistem pengelolaan sampah yang tertata dan berkelanjutan hanya akan berjalan optimal jika masyarakat sadar memilah sampah menjadi organik, organik/" target="_blank">anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3).

"Pengelolaan sampah yang tersistem akan terlihat dari kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan di sumbernya. Hal ini sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 serta Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012," ujarnya.

Rektor Universitas Bali Dwipa, I Nyoman Sucipta, menambahkan bahwa pengelolaan sampah berkelanjutan harus dimulai dari masyarakat sebagai produsen sampah.

Ia juga mengingatkan bahaya praktik open dumping yang merusak lingkungan dan berdampak pada kesehatan.

Prof. Luh Kartini dari Tim Ahli Percepatan Penanganan Timbulan Sampah Plastik menyoroti bahwa Bali menghasilkan sekitar 3.436 ton sampah per hari, didominasi sampah organik sebesar 65 persen.

"Jika dikelola dengan baik, potensi sampah organik lebih dari 2.250 ton per hari ini bisa diolah menjadi pupuk organik sekitar 675 ton per hari," ujarnya.

Penerapan PSBS secara konsisten diyakini tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi sektor pertanian melalui pupuk organik, sekaligus menjadi solusi strategis menghadapi penutupan TPA Suwung.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sidak TPS3R Gulingan, Putri Koster Tekankan Kemandirian Masyarakat Kelola Sampah
TPA Suwung Ditutup Desember 2025, Masyarakat Diminta Beralih ke Pengelolaan Sampah Modern
Mendoyo dan Pekutatan Jadi Titik Akhir Roadshow PSBS PADAS 2025, Bali Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Ny. Putri Koster Tekankan Kesadaran Kolektif untuk Bali Bersih dalam Sosialisasi di Radio Semeton Takdir
Putri Koster Serukan Revolusi Pengelolaan Sampah di Nusa Penida: “Selesaikan di Sumbernya!”
Kunjungan Istri Wapres, Ny. Putri Koster Paparkan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru