BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Pidie Jaya Terdampak Banjir, Relawan Harus Berjuang 45 Menit Jalan Kaki Antar Bantuan

Adam - Minggu, 21 Desember 2025 13:44 WIB
Pidie Jaya Terdampak Banjir, Relawan Harus Berjuang 45 Menit Jalan Kaki Antar Bantuan
Salah satu rumah warga yang terkena dampak bencana di Pidie Jaya Aceh. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PIDIE JAYA – Medan berat dan kerusakan infrastruktur menjadi hambatan utama dalam distribusi bantuan untuk korban banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh.

Pada tahap awal evakuasi, relawan harus berjalan kaki hingga 45 menit sambil membawa logistik primer karena kendaraan tidak bisa melintasi jalur berlumpur dan jembatan yang terputus.

Vovo Kristanto, salah satu relawan dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, menjelaskan bahwa desa Dayah Husen menjadi titik awal evakuasi.

Baca Juga:

"Kondisi di lapangan sangat berat, banyak akses yang rusak dan jembatan putus. Jarak dari jalan utama ke lokasi memakan waktu sekitar 45 menit, dan kami memprioritaskan kebutuhan logistik yang paling mendesak," ujar Vovo, Minggu (21/12/2025).

Selain distribusi logistik, relawan juga memberikan layanan dukungan psikososial (trauma healing) terutama untuk anak-anak.

Posko kesehatan didirikan untuk menangani keluhan infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, dan jamur yang paling banyak dialami pengungsi.

Logistik yang disalurkan mencakup genset 2.000 watt, lampu darurat, kasur, selimut, pakaian, bahan makanan, dan obat-obatan ringan.

Bantuan ini dikirim ke 30 titik terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Lebih dari 90 relawan InJourney Airports dan InJourney Hospitality dikerahkan bersama TNIPolri, BNPB, dan Basarnas untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan, "Bantuan ini diberikan cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi dengan baik.

Meski tidak sebanding dengan kerugian materiil dan trauma psikologis, kami berharap dapat meringankan beban para pengungsi."

Upaya evakuasi dan distribusi logistik ini menjadi bukti kerja sama lintas lembaga dan relawan untuk menghadapi bencana di Sumatera, terutama di wilayah yang aksesnya sangat terbatas.*


(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Minggu Kasih Polri di Batubulan: Kapolres Gianyar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir
Patroli Proaktif Polri Pastikan Keamanan Tempat Ibadah dan Objek Strategis
Update Bencana Sumbar: Korban Jiwa Capai 248 Orang
Banjir Bandang Batang Toru, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
Dari Jakarta ke Sumatera: Polri Bawa Bantuan dan Pasukan Brimob untuk Korban Bencana
Normalisasi Jalur Desa Tukka, Distribusi Bantuan ke Warga Tapanuli Tengah Makin Lancar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru