BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Hashim: Prabowo Tidak Memiliki Lahan Sawit Sehektare Pun di Indonesia

Abyadi Siregar - Selasa, 23 Desember 2025 15:01 WIB
Hashim: Prabowo Tidak Memiliki Lahan Sawit Sehektare Pun di Indonesia
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo. (foto: haposanbatubara/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki lahan kelapa sawit di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat.

Ia menyebut tudingan tersebut sebagai fitnah yang disebarkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk koruptor perusak lingkungan.

"Prabowo tidak punya lahan sawit satu hektare pun di bumi Indonesia," kata Hashim dalam acara Perayaan Natal Gereja-Gereja Sumatera Utara di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Tahun 2025 di Gereja Mulia Raja, Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.

Baca Juga:

Hashim menyebut terdapat pemilik lahan sawit ilegal berskala besar yang justru merusak kawasan hutan lindung hingga taman nasional.

Ia mengklaim luas lahan sawit ilegal tersebut mencapai sekitar 3,7 juta hektare dan melibatkan lebih dari 200 perusahaan.

"Pemiliknya adalah orang-orang jahat. Kami menduga mereka inilah yang menyebarkan fitnah bahwa Prabowo memiliki lahan sawit," ujarnya.

Menurut Hashim, narasi tersebut muncul seiring dengan langkah pemerintah yang dinilai semakin tegas dalam penegakan hukum terkait kelestarian lingkungan.

Ia menyebut kelompok yang dirugikan oleh kebijakan itu berupaya menyerang Presiden melalui disinformasi di ruang publik.

"Mereka sangat dirugikan kalau pemerintah menegakkan hukum," katanya.

Hashim juga menuding penyebaran hoaks dilakukan secara terorganisir melalui influencer berbayar dan akun otomatis di media sosial.

Ia menilai cara ini digunakan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo dengan mengaitkannya pada kepemilikan lahan sawit di wilayah yang terdampak bencana alam.

"Kita melihat ada indikasi mereka membayar influencer dan bot di media sosial untuk menyebarkan fitnah," ucapnya.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mendagri Tito Salurkan 26.234 Pakaian untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh Timur
Tim Gabungan Polda Sumut dan TNI Grebek Desa Singkuang, Terduga Pengedar Narkoba Diamankan
Volume Kendaraan Meningkat Drastis di Tol Binjai-Pangkalan Brandan Menyambut Libur Nataru
Kejati Sumut Tahan Direktur PT Inalum, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp133 Miliar
Kapolri Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Ajak Dukung Misi Asta Cita Presiden
Rutan Kelas I Medan Ikuti Apel Siaga Nataru, Perkuat Pengamanan Pemasyarakatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru