BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga Awal Januari 2026

T.Jamaluddin - Rabu, 31 Desember 2025 20:58 WIB
Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga Awal Januari 2026
Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menyatakan empat kabupaten kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana menyusul dampak cuaca ekstrem yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Perpanjangan dilakukan karena kondisi di lapangan dinilai masih membutuhkan penanganan darurat lanjutan.

Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan laporan resmi dari masing-masing pemerintah kabupaten.

Baca Juga:

"Kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan darurat lanjutan, sehingga status tanggap darurat diperpanjang," kata Nasir di Banda Aceh, Selasa, 31 Desember 2025.

Menurut Nasir, Kabupaten Aceh Tamiang memperpanjang status tanggap darurat sejak 24 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

Perpanjangan ini dilakukan karena dampak banjir dan cuaca ekstrem masih mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sementara proses pemulihan belum berjalan normal.

Sementara itu, Kabupaten Aceh Tengah menetapkan perpanjangan masa tanggap darurat mulai 30 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan penanganan bencana berjalan menyeluruh, mulai dari evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga perbaikan infrastruktur terdampak.

"Laporan dari Aceh Tengah menunjukkan masih adanya kerusakan fasilitas publik dan kebutuhan masyarakat yang harus ditangani secara intensif," ujar Nasir.

Adapun Kabupaten Aceh Utara memperpanjang status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung sejak 30 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, karena sejumlah wilayah masih terisolasi dan mengalami kerusakan infrastruktur yang cukup berat.

Selain itu, Kabupaten Bener Meriah juga memperpanjang masa tanggap darurat mulai 31 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

Pemerintah Aceh mencatat curah hujan di kawasan Takengon–Bireuen hingga Bener Meriah–Aceh Utara masih tinggi, sementara beberapa ruas jalan terdampak banjir bandang dan longsor sejak akhir November 2025 belum pulih sepenuhnya.

Nasir menegaskan Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, serta instansi terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

"Kami meminta seluruh pihak mendukung upaya penanggulangan bencana agar pemulihan kondisi masyarakat dapat segera tercapai," kata dia.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Awali 2026, Presiden Prabowo Cek Hunian Sementara Korban Bencana Aceh Tamiang
Rp 1,6 Triliun DAK dan TKD Kembali ke Aceh, Pemerintah Fokus Pemulihan Pasca-Bencana
Tragedi Bencana Sumatera: 1.154 Jiwa Meninggal, Ribuan Masih Mengungsi
Akhir Tahun 2025, Presiden Prabowo Pastikan Bantuan Banjir Tersalurkan Tepat Sasaran di Sumatra
Ketua PT Banda Aceh Salurkan Bantuan IKAHI Peduli ke Pengadilan Terdampak Banjir
Menjaga Meugang di Tengah Bencana, Perhatian Mualem untuk Warga Aceh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru