BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Staf Khusus Presiden: Penanganan Bencana ala Prabowo Terapkan Strategi TSM Terstruktur dan Masif

Adam - Sabtu, 03 Januari 2026 11:20 WIB
Staf Khusus Presiden: Penanganan Bencana ala Prabowo Terapkan Strategi TSM Terstruktur dan Masif
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau langsung penanganan banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra, 1 Desember 2025. (foto: Prabowo Subianto/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono, menegaskan bahwa penanganan bencana di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dilakukan dengan pendekatan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Ivan menjelaskan, pendekatan TSM merupakan arahan langsung Presiden yang disampaikan berulang kali, baik dalam Sidang Kabinet Paripurna, rapat terbatas, maupun saat mengunjungi lokasi terdampak bencana.

Presiden menekankan agar tidak ada praktik "wisata bencana" oleh pejabat, melainkan setiap kunjungan ke lokasi bencana harus disertai kerja nyata dan bantuan langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:

Pendekatan ini terlihat jelas dalam kunjungan Presiden ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang selalu diikuti oleh menteri dan pejabat terkait, seperti Menteri PU, Panglima TNI, Kepala Staf TNI, Menteri ESDM, hingga Dirut PLN, untuk memastikan percepatan kerja di lapangan.

Ivan mencontohkan, pembangunan jembatan darurat oleh aparat TNI berhasil diselesaikan dalam kurang dari satu minggu, jauh lebih cepat dibanding perkiraan awal.

Presiden juga menunjuk KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Ketua Satgas Percepatan Pemulihan Jembatan agar penanganan lebih terkoordinasi dan cepat.

Selain pendekatan struktural, Ivan menekankan sisi kepemimpinan lapangan dan empati Presiden Prabowo.

Latar belakang Presiden sebagai prajurit tempur membentuk gaya kepemimpinan yang terbiasa turun langsung ke lapangan, mengecek pelaksanaan perintah, dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kehadiran Presiden di lokasi bencana juga menjadi bentuk trauma healing, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak. Presiden ingin memastikan rakyat benar-benar merasakan perhatian negara," ujarnya.

Dalam penanganan bencana, Presiden memprioritaskan:
- Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap
- Percepatan perbaikan fasilitas publik
- Bantuan stimulan bagi warga terdampak
- Pemenuhan kebutuhan dasar
- Perbaikan infrastruktur air bersih
- Restrukturisasi kredit masyarakat terdampak

Ivan menegaskan, seluruh langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana ala Presiden Prabowo dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

"TSM bukan sekadar istilah. Ini adalah cara kerja agar pemulihan berjalan cepat dan benar-benar dirasakan masyarakat," kata Ivan.*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mendagri Tito Karnavian Kirim 1.138 Praja IPDN Percepat Pemulihan Layanan Pemerintah Pasca-Bencana Sumatra
Tragis, Prajurit TNI Asal Asahan Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua
Banjir Susulan Rendam Tapanuli Tengah, Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Berjalan Cepat
Sekda Aceh Tinjau Infrastruktur Pascabencana, Serahkan Bantuan Satelit untuk Percepat Pemulihan
Sekolah di Aceh Mulai PBM Semester Genap 5 Januari 2026, Meski 78 Unit Rusak Berat Akibat Bencana
BNPB Pastikan Semua Jalan dan Jembatan Nasional Sumatera Kembali Pulih 100 Persen Pasca-Banjir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru