Sejumlah titik di Kota Padangsidimpuan terlihat menumpuk sampah pada awal 2026, memicu pertanyaan warga mengenai keberadaan petugas kebersihan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Kendala pengangkutan sampah terjadi karena sebagian petugas sedang menjalani proses registrasi dan perpanjangan kontrak PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan).
"Petugas kebersihan tidak ada yang dirumahkan atau diberhentikan. Saat ini mereka sedang mengurus administrasi PJLP untuk perpanjangan kontrak tahunan," kata Ronal.
Ronal menambahkan, permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama masyarakat.
Ia meminta warga memahami kondisi sementara dan mengelola sampah masing-masing dengan baik.
Selain itu, Gemma Peta Indonesia berencana menggelar bakti sosial bersama relawan untuk membantu Pemko Padangsidimpuan membersihkan tumpukan sampah di kota.
"Insyaallah, kami bersama masyarakat siap turun tangan melakukan pembersihan sampah di seputaran Kota Padangsidimpuan," ujarnya.*
(dh)
Editor
: Adam
Tumpukan Sampah di Padangsidimpuan, Gemma Peta Indonesia Pastikan Petugas Tidak Dirumahkan