Ratusan Desa di Sumut Masih 'Tertinggal Jauh', Pemprov Gelontorkan Dana Jumbo Lewat Kampung Kreatif
MEDAN Sebanyak 521 desa di Sumatera Utara (Sumut) masuk kategori sangat tertinggal berdasarkan data Kementerian Desa dan Pembangunan Daera
NASIONAL
TAPANULI SELATAN — Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan membangun satu unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan TNI untuk mempercepat pemulihan kebutuhan dasar warga pascabencana.
Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan melalui Babinsa Koramil 11/BA Kodim 0212/TS, Sertu Alfikri MR, mengatakan MCK yang dibangun terdiri atas empat ruang dan dilengkapi satu unit sumur bor.Baca Juga:
Proses pembangunan memakan waktu sekitar delapan hari dan kini telah dapat digunakan oleh masyarakat.
"Pembangunan MCK ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan agar segera direalisasikan untuk membantu kebutuhan sanitasi warga yang terdampak banjir," kata Sertu Alfikri.
Warga Desa Tolang Julu menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Eliana Harahap, salah satu perwakilan masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, serta Kodim 0212/Tapanuli Selatan yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga di tengah bencana.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan MCK ini. Fasilitas ini sangat membantu kami dalam kondisi darurat," ujar Eliana.
Kepala Desa Tolang Julu, Fuad Arazi Daulay, juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan Brimob yang terlibat dalam penanganan dampak bencana di wilayahnya.
Selain pembangunan MCK oleh TNI, Brimob saat ini juga tengah membangun satu unit MCK yang telah mencapai 70 persen progres.
Sementara itu, Polri telah membangun satu unit sumur bor yang sudah digunakan masyarakat, serta dua unit sumur bor tambahan yang dibangun melalui swadaya masyarakat.
Fuad menambahkan, pemerintah desa saat ini memfokuskan pengajuan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir.
Lahan seluas satu hektare telah disiapkan untuk relokasi, dengan lokasi sekitar satu kilometer dari titik bencana. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan permohonan pembangunan huntap bagi 74 kepala keluarga, mengingat kondisi warga yang masih terdampak dan mendekati bulan Ramadan serta Idulfitri.*
(dh)
MEDAN Sebanyak 521 desa di Sumatera Utara (Sumut) masuk kategori sangat tertinggal berdasarkan data Kementerian Desa dan Pembangunan Daera
NASIONAL
TOKYO Pemerintah Jepang mengungkap alasan mengirim bantuan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia.
INTERNASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan ukuran tunggal untuk men
EKONOMI
PONTIANAK Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menggelar salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk memohon hujan di t
PERISTIWA
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan Koperasi Merah Putih agar benarbenar menjadi kekua
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan PWI, Gang Gi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung bergerak stagnan sepanjang sepekan terakhir. Pada penutupan perda
EKONOMI
JEDDAH Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata untuk merespons berbagai tindakan Israel di wilayah Pa
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (30/8/2026), masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut tidak berubah dibandin
EKONOMI