Buka Puasa Bersama Anak Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bicara Generasi Tangguh dan Berkarakter
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai kondisi lingkungan dan alam global tengah berada dalam situasi yang tidak baik-baik saja.
Dampak kerusakan ekologis, menurut dia, kian nyata dan dirasakan dari tahun ke tahun, termasuk melalui rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pernyataan itu disampaikan Megawati dalam pidato politiknya pada pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2026.Baca Juga:
"Bagi saya, bencana ini bukan peristiwa alam semata. Ini adalah peringatan sejarah," kata Megawati.
Ia menyebut bencana tersebut sebagai isyarat keras akan masa depan yang jauh lebih katastrofik jika manusia gagal mengubah arah peradabannya.
Megawati menyoroti kegagalan kolektif umat manusia dalam menghentikan pemanasan global, memperbaiki relasi dengan alam, serta menempatkan keselamatan rakyat di atas logika kapitalisme yang eksploitatif.
Menurut Presiden kelima Republik Indonesia itu, krisis ekologis telah memasuki fase yang mengancam keberlanjutan peradaban.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda menjadi kelompok yang paling merasakan kecemasan atas kerusakan lingkungan.
Ketidakpastian masa depan, kata Megawati, membuat banyak anak muda memandang hari esok dengan kegelisahan.
"Yang paling merasakan kecemasan ini adalah generasi muda. Mereka hidup dalam ketidakpastian dan merasa generasi sebelumnya telah gagal merawat bumi," ujarnya.
Megawati mengingatkan bahwa peringatan mengenai krisis lingkungan telah lama disuarakan para ilmuwan.
Namun, peringatan itu kerap diabaikan oleh kebijakan dan praktik pembangunan yang mengorbankan ekosistem.
Menurut dia, bencana di Sumatra tidak bisa dilepaskan dari peran manusia, termasuk kebijakan negara.
Kawasan hulu yang semestinya berfungsi sebagai penyangga ekologis justru berubah menjadi ladang eksploitasi.
"Hutan alam dan wilayah adat dirampas, dibuka secara masif, lalu digantikan tanaman monokultur berakar dangkal dan miskin daya dukung ekologis," kata Megawati.
Ia menambahkan, kerusakan lingkungan itu dilembagakan melalui regulasi yang memberi ruang luas bagi konsesi besar.
Atas nama pembangunan, rakyat disingkirkan dan alam dikorbankan.
"Ini bukan pembangunan, melainkan pembangunan tanpa keadilan dan tanpa peradaban," ujarnya.
Megawati menutup pidatonya dengan mengutip peringatan Presiden pertama RI Soekarno tentang hubungan antara hutan, air, dan kehidupan.
Pesan yang disampaikan Bung Karno pada 1946 itu, menurut Megawati, kini terbukti kebenarannya secara tragis.
"Hidup minta makan, makan minta padi, padi minta hutan. Tidak ada hutan, tidak ada sumber. Tidak ada sumber, tidak ada air. Hari ini, kebenaran itu terbukti," kata Megawati.*
(kp/ad)
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang me
POLITIK
JAKARTA Panel surya asal Indonesia terancam menghadapi tarif impor hingga 143 di Amerika Serikat (AS) menyusul penyelidikan antisubsidi
EKONOMI
BINJAI Tangis Bardiah pecah saat menceritakan nasib putranya, Ardiansyah Putra (26), yang telah 47 hari mendekam di penjara Phnom Penh,
NASIONAL
BINJAI Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Senin (23/2/2026) dengan menekan
POLITIK
STABAT, LANGKAT Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP, memimpin Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Langka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pengerjaan Stadion Teladan harus selesai tepat waktu menjelang penetapan Kot
OLAHRAGA
DELI SERDANG Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek kamar mandi sebuah SPBU di Patumbak, Kabupaten Deli Ser
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumate
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Polsek Hutaimbaru, Polres Padangsidimpuan, bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, J
NASIONAL