BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Prabowo Sebut Orang Tua Buruh Siswa Sekolah Rakyat Lebih Mulia dari Koruptor

Adelia Syafitri - Senin, 12 Januari 2026 15:12 WIB
Prabowo Sebut Orang Tua Buruh Siswa Sekolah Rakyat Lebih Mulia dari Koruptor
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANJARBARU — Presiden Prabowo Subianto meminta siswa Sekolah Rakyat agar tidak merasa rendah diri dengan latar belakang pekerjaan orang tua mereka.

Prabowo menegaskan bahwa pekerjaan buruh, petani, hingga pemulung jauh lebih mulia dibandingkan profesi apa pun yang dijalani dengan cara korup.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026, yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Sosial.

Baca Juga:

"Jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau petani miskin atau tukang pemulung," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, nilai kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh jabatan atau kekayaan, melainkan oleh cara memperoleh penghasilan.

Ia menilai para pekerja yang menghidupi keluarga dengan kerja keras dan penghasilan halal jauh lebih terhormat dibandingkan mereka yang bergelimang harta dari praktik korupsi.

"Mereka mulia, mereka bekerja keras, halal, dengan keringat untuk masa depanmu," ujar Prabowo.

Presiden juga mengingatkan para siswa untuk memuliakan dan menghormati orang tua.

Ia meminta anak-anak Sekolah Rakyat tidak pernah merasa malu dengan kondisi keluarga mereka dan senantiasa menunjukkan bakti kepada orang tua.

"Hormati orang tuamu. Jangan pernah kau malu," kata Prabowo.

Mayoritas Orang Tua Bekerja sebagai Buruh

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menyampaikan bahwa sekitar 60 persen orang tua siswa Sekolah Rakyat bekerja sebagai buruh, mulai dari pemulung, buruh tani, nelayan, tukang ojek, hingga kuli bangunan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mentan Amran Geram! Minta Kasus Bawang Bombay Ilegal di Semarang Diusut Tuntas: Ini Sekongkol Semua!
Banjir dan Longsor Menyapu 536 Hektare Sawah di Tapsel, Petani Kehilangan Mata Pencaharian
Presiden Apresiasi Peran Polri Jawa Barat dalam Keberhasilan Swasembada Jagung Nasional
Bawang Merah Jadi Komoditas Andalan Petani di Deli Serdang, Modal Kecil Untung Besar
Pemkab Deli Serdang Dorong Petani Raih Hasil Ekonomi Layak Lewat Bantuan Pertanian
Wabup Deli Serdang Dorong Pertanian Modern dan Produktif untuk Kesejahteraan Petani
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru