Ribuan Hektare Sawah Rusak di Aceh Mulai Pulih, Rehabilitasi Capai 14.799 Hektare
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
BANJARBARU — Presiden Prabowo Subianto meminta siswa Sekolah Rakyat agar tidak merasa rendah diri dengan latar belakang pekerjaan orang tua mereka.
Prabowo menegaskan bahwa pekerjaan buruh, petani, hingga pemulung jauh lebih mulia dibandingkan profesi apa pun yang dijalani dengan cara korup.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026, yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Sosial.Baca Juga:
"Jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau petani miskin atau tukang pemulung," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, nilai kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh jabatan atau kekayaan, melainkan oleh cara memperoleh penghasilan.
Ia menilai para pekerja yang menghidupi keluarga dengan kerja keras dan penghasilan halal jauh lebih terhormat dibandingkan mereka yang bergelimang harta dari praktik korupsi.
"Mereka mulia, mereka bekerja keras, halal, dengan keringat untuk masa depanmu," ujar Prabowo.
Presiden juga mengingatkan para siswa untuk memuliakan dan menghormati orang tua.
Ia meminta anak-anak Sekolah Rakyat tidak pernah merasa malu dengan kondisi keluarga mereka dan senantiasa menunjukkan bakti kepada orang tua.
"Hormati orang tuamu. Jangan pernah kau malu," kata Prabowo.
Mayoritas Orang Tua Bekerja sebagai Buruh
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menyampaikan bahwa sekitar 60 persen orang tua siswa Sekolah Rakyat bekerja sebagai buruh, mulai dari pemulung, buruh tani, nelayan, tukang ojek, hingga kuli bangunan.
Sebagian besar dari mereka memiliki penghasilan tidak tetap, bahkan 67 persen berpenghasilan di bawah Rp1 juta per bulan.
Selain itu, sekitar 65 persen orang tua siswa menanggung kebutuhan empat anggota keluarga atau lebih dan memiliki tingkat pendidikan yang rendah.
Gus Ipul juga menyebut ratusan siswa Sekolah Rakyat sempat mengalami putus sekolah, bahkan sebagian sudah bekerja di usia dini.
Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat menjadi instrumen pemerataan pendidikan bagi kelompok masyarakat miskin dan rentan.
Hingga kini, Sekolah Rakyat telah tersebar di 34 provinsi, dengan jumlah terbanyak berada di Jawa Timur.*
(d/dh)
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA
MEDAN Ratusan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (22/6/2026
PERISTIWA