Ribuan warga dari Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
CIGUDEG, BOGOR – Ribuan warga dari Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1/2026).
Koordinator aksi, Asep Fadhlan, menyatakan tuntutan warga meliputi pembukaan kembali aktivitas tambang dan pencairan bantuan sosial (bansos) Rp 3 juta per bulan yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Warga mengklaim, penutupan tambang telah berlangsung lebih dari 100 hari, namun kompensasi belum tersalurkan secara merata.
"Janji beliau itu Rp 3 juta per bulan, sedangkan perusahaan tambang sudah ditutup lebih dari 3 bulan atau 100 hari. Penutupan awalnya terkait pembangunan jalan di Parung Panjang, tapi proyek sudah selesai," ujar Fadhlan.
Massa menegaskan akan tetap menduduki kantor kecamatan jika tuntutan mereka tidak segera mendapat kepastian dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.
Untuk meredam situasi, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Ade Ruhandi, dan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto hadir melakukan dialog tertutup dengan perwakilan warga.
Hingga sore hari, kondisi di lokasi mulai berangsur kondusif, meski ribuan warga masih menunggu hasil kesepakatan.*
(k/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Warga Terdampak Tambang Bogor Demo Ricuh, Minta Gubernur Penuhi Janji Bansos