BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Detik-detik TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport di Tengah Medan Ekstrem Papua

Adam - Senin, 12 Januari 2026 17:36 WIB
Detik-detik TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport di Tengah Medan Ekstrem Papua
Operasi penyelamatan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MIMIKA — Detik-detik menegangkan terjadi di Pos Tower 270, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ketika 18 pekerja PT Freeport Indonesia terjebak selama tiga hari akibat ancaman kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka (OPM).

Operasi penyelamatan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto.

Baca Juga:
Menurut keterangan resmi, pasukan bergerak secara senyap menembus medan pegunungan ekstrem di ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut, memanfaatkan dukungan udara berupa pengiriman obat-obatan dan logistik menggunakan drone kargo.

"Operasi ini dilaksanakan di tengah medan yang sangat sulit dengan tingkat ancaman tinggi serta keterbatasan waktu sebagai faktor krusial," kata Lucky, Senin (12/1/2026).

Setelah dua hari, seluruh pekerja berhasil dievakuasi dengan aman, dan TNI menguasai kembali Pos Tower 270, salah satu Objek Vital Nasional.

Selain kisah penyelamatan, duka juga menyelimuti Papua. Seorang prajurit Kodam I Bukit Barisan, Praka Satria Tino Taopan, gugur setelah terlibat baku tembak dengan KKB di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, pada Kamis (8/1/2026).

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka, Kupang, Nusa Tenggara Timur.Ibunda Praka Satria, Dorkas Johana, mengenang komunikasi terakhir putranya sehari sebelum gugur.

"Saya bilang, hari itu kakak yang putuskan jadi TNI. Jangan mengeluh ke mama atau bapa. Kalau sudah pilih jalan ini, harus kuat. Dia jawab, 'siap mama'," kenang Dorkas.

Meski kehilangan mendalam, keluarga menegaskan kebanggaan atas pengabdian putra mereka kepada negara.

Upacara pemakaman militer menjadi pengingat bahwa Satria gugur sebagai prajurit sejati, dengan bendera merah putih menutupi peti jenazahnya.

Operasi penyelamatan pekerja Freeport dan gugurnya prajurit TNI menggambarkan risiko tinggi tugas kemiliteran di Papua, sekaligus menegaskan profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi ancaman bersenjata.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Mampu Menahan Emosi, Prajurit TNI Bunuh Istri dan Dituntut Mati
Wali Kota Batam dan TNI AL Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumbar
Kesempatan Emas! TNI AD Buka Pendaftaran Tamtama Gelombang I 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
TNI AL Palembang Evakuasi Nelayan Korban Kecelakaan Laut di Selat Berhala: 3 Selamat, 1 Meninggal
Sinergi Polri-TNI-Pecalang, Dua Prosesi Ngaben di Denpasar Timur Berjalan Aman dan Khidmat
Ayah Alm Prada Lucky Namo Ditangkap Denpom Kupang Atas Laporan Istri, Kuasa Hukum Kirim Surat ke Presiden
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru