BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Evakuasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terpaksa Lewat Jalur Darat Karena Hujan Badai

Adam - Selasa, 20 Januari 2026 11:29 WIB
Evakuasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terpaksa Lewat Jalur Darat Karena Hujan Badai
jenazah korban wanita yang ditemukan Senin (19/1) tertahan di lereng gunung dan akan ditarik menggunakan tali ke puncak sebelum dibawa ke posko. (Foto: Tangkapan Layar @NaraSenyap / X)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PANGKEP Evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, harus dilakukan melalui jalur darat karena kondisi cuaca ekstrem.

Hujan badai yang melanda puncak gunung membuat evakuasi udara tidak memungkinkan.

Danrem 142/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, menyatakan bahwa proses evakuasi tetap menjadi prioritas, meski harus menempuh rute yang lebih berat.

Baca Juga:

"Jelas (evakuasi udara) sudah tidak mungkin. Evakuasi darat menjadi satu-satunya opsi karena kita juga mengejar kepastian bagi keluarga korban," ujar Andre di Posko Operasi SAR gabungan, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Selasa (20/1).

Hingga saat ini, jenazah korban laki-laki yang ditemukan pada Minggu (18/1) masih dalam proses evakuasi dari puncak gunung menuju posko.

Sedangkan jenazah korban wanita yang ditemukan Senin (19/1) tertahan di lereng gunung dan akan ditarik menggunakan tali ke puncak sebelum dibawa ke posko.

Selain cuaca buruk, medan yang terjal menjadi tantangan utama bagi tim SAR. Andre menyebut medan berbukit dan jurang memerlukan strategi evakuasi yang berbeda dari pemetaan standar di daerah datar.

"Kita sudah punya pemetaan, tinggal memutar dari tempat kecil menjadi lebih lebar. Tapi medan ini berbeda karena banyak jurang," jelasnya.

Pesawat ATR 42-500 yang mengangkut penumpang rute Yogyakarta-Makassar hilang kontak pada Sabtu (17/1).

Pesawat kemudian diketahui jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, memicu operasi SAR gabungan yang melibatkan aparat TNI, Polri, Basarnas, dan relawan lokal.

Evakuasi jenazah melalui jalur darat diharapkan selesai secepat mungkin agar keluarga korban mendapatkan kepastian, sekaligus meminimalkan risiko bagi tim SAR yang menghadapi kondisi alam ekstrem.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Evakuasi Dilakukan Jalur Darat
Usai Bagi Bansos di Pulau Sarappo, Camat Liukang Tupabbiring Bersama Dua Lainnya Tewas Akibat Perahu Terbalik di Tengah Laut
Pedagang Sayur di Pangkep Digugurkan Tindak Pidana Pencurian Lewat Restorative Justice
Viral! Pemuda Pangkep Meninggal Dunia Tertusuk Badik Saat Persembahan Tradisi
Aniaya Anak Balita Hingga Babak Belur Karena Makan Biskuit di Tempat Tidur! Ayah di Pangkep Ditangkap!
Update Kasus Mayat Ibu di Koper: Hp & Motor Hilang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru