BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Bulog Akan Dilebur ke Bapanas dan Berada Langsung di Bawah Presiden Prabowo

Abyadi Siregar - Rabu, 21 Januari 2026 20:25 WIB
Bulog Akan Dilebur ke Bapanas dan Berada Langsung di Bawah Presiden Prabowo
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026. (foto: tangkapan layar yt TVR PARLEMEN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah berencana melebur Perum Bulog dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menempatkannya sebagai lembaga yang berada langsung di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Rencana tersebut akan diatur melalui revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang saat ini tengah dibahas di Komisi IV DPR RI.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan proses pembahasan regulasi masih berlangsung di parlemen.

Baca Juga:

Menurut dia, dorongan politik agar transformasi kelembagaan Bulog segera terealisasi datang dari lintas komisi di DPR.

"Saat ini masih dalam proses penggodokan. Komisi VI DPR juga mendorong Komisi IV agar revisi undang-undang ini segera terwujud," kata Rizal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Rizal menjelaskan, dalam skema peleburan tersebut, dua kedeputian di Bapanas akan masuk ke dalam struktur Bulog.

Sementara satu kedeputian lainnya akan dialihkan ke Kementerian Pertanian.

"Bapanas bukan dibubarkan. Dua deputinya masuk ke Bulog, satu deputi lainnya dialihkan ke Kementerian Pertanian," ujar Rizal.

Transformasi ini menandai rencana Bulog kembali menjadi badan, bukan lagi berstatus badan usaha milik negara (BUMN).

Langkah tersebut, kata Rizal, merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperkuat peran Bulog sebagai institusi strategis negara di bidang pangan.

Prabowo disebut menginginkan Bulog kembali memiliki peran sentral seperti pada era kepemimpinan Bustanil Arifin sebagai Kepala Badan Urusan Logistik pada 1978–1993.

Pada masa itu, Bulog dikenal sebagai instrumen utama stabilisasi pangan nasional.

"Harapannya sesuai keinginan Presiden, Bulog bisa kembali berjaya seperti masa lalu," kata Rizal.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menghendaki agar peran Bulog tidak lagi terbatas pada pengelolaan beras.

Bulog diharapkan menangani berbagai komoditas strategis lain, seperti minyak goreng, gula, tepung, telur, hingga daging.

Menurut Rizal, penguatan kelembagaan Bulog menjadi kunci untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional.

"Bulog jangan hanya mengurus beras, tapi seluruh komoditas pangan strategis, sehingga cita-cita kemandirian pangan bisa tercapai," ujarnya.

Saat ini, pembahasan transformasi Bulog masih terus berjalan di Komisi IV DPR RI sebagai mitra kerja Bulog.

Rizal menyebut pertemuan-pertemuan lanjutan masih digelar untuk mematangkan konsep kelembagaan tersebut.

"Mohon waktu dan kesabaran. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada kepastian," kata Rizal.

Ia menegaskan Bulog siap menjalankan keputusan politik yang diambil pemerintah dan DPR.

"Bulog siap melaksanakan tugas apa pun yang diputuskan pemerintah dan DPR, khususnya Komisi IV dan Komisi VI," ujarnya.*


(tb/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Cabut HGU 85 Ribu Hektare Milik Anak Usaha Sugar Group di Lahan TNI AU Lampung
Bobby Nasution Siapkan Strategi Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026
Targetkan 92.000 Siswa, Sumut Gelontorkan Rp43 Miliar untuk Program Sekolah Gratis
Pemprov Aceh Targetkan R3P Rampung Akhir Januari 2026, Dukungan SKALA Jadi Kunci
RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Dalam Kajian, Yusril: “Bukan untuk Membungkam Kebebasan”
Konflik Panjang Kraton Solo, Pemerintah Intervensi Fokus pada Perlindungan Cagar Budaya dan Dana Hibah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru