Hari Buruh 2026, DPR Tagih Janji Prabowo Soal Satgas PHK di Tengah Lonjakan Pemutusan Kerja
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menagih realisasi janji pemerintah terkait pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja
NASIONAL
JAKARTA — Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI, Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto, menekankan bahwa pemerintah seharusnya memandang kritik publik sebagai data, bukan ancaman.
Ia menilai pola respons pemerintah saat dikritik kerap berupa diam, marah, menyalahkan, atau mengerahkan buzzer, yang justru memperburuk persepsi publik.
"Biasanya kalau pemerintah dikritik kan kita tahulah polanya: diam, berharap orang lupa, marah, menyalahkan yang kritik, kirim buzzer atau klarifikasi panjang yang enggak jawab apa-apa juga," ujar Noe dalam kanal YouTube Sabrang MDP Official, Jumat, 23 Januari 2026.Baca Juga:
Menurut Noe, kritik, meski terkadang disampaikan kasar, sebenarnya adalah aspirasi rakyat yang ingin didengar.
Ia menegaskan, pemerintah perlu menyiapkan kerangka kerja (framework) jelas dalam menanggapi kritik, termasuk mengakui masalah, merespons secara jujur dan transparan, serta menyertakan komitmen yang bisa dipantau publik.
"Kritik itu bukan ancaman. Kritik itu data. Rakyat yang marah itu bukan musuh. Mereka perlu didengar walaupun mungkin dibungkus dengan kata-kata kasar. Perlu dibersihin, didestilasi," kata Noe.
Noe juga menekankan bahwa tidak semua masyarakat mampu menyampaikan kritik secara logis dan sistematis.
"Yang keluar pertama adalah emosionalnya. Dan ini terjadi dengan saya dan urusan Tenaga Ahli," ujarnya.
Selain itu, Noe menegaskan bahwa perannya sebagai Tenaga Ahli di DPN RI adalah eksperimen untuk membangun standar interaksi pejabat dengan masyarakat.
Ia siap mundur jika rekomendasi dan gagasannya tidak mendapat ruang untuk diterapkan.
"Kalau tidak didengarkan yo piye (ya gimana). Tapi kalau ternyata saya lama di sana ngasih rekomendasi dan enggak kepake juga, ya tinggal keluar, tinggal resign," jelasnya.
Noe berharap setiap pejabat dapat menanggapi masalah dengan dingin, mengakui eksistensi masalah, merespons jujur dan transparan, serta memiliki komitmen yang dapat dilihat bersama, sehingga interaksi pemerintah dan publik lebih efektif dan konstruktif.*
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menagih realisasi janji pemerintah terkait pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah bersama Lembaga Pengkajian Pangan, Obatobatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) memperkuat upaya menj
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah memulai babak baru program hilirisasi nasional dengan mendorong pembangunan 13 proyek strategis senilai sekitar Rp116 t
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan informasi yang beredar di media sosial terkait program patungan APBN untuk melunasi u
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap isi taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam Apel Komandan Satuan (Dansa
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai yayasan pendidikan berbasis keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk kara
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pomparan Raja Silahisabungan di Rumah Dinas Wa
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong perayaan Paskah yang digelar Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Medan tahun
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk membuka akses kerja
EKONOMI
BANDA ACEH SMA Negeri 7 Banda Aceh meraih empat gelar juara dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota
PENDIDIKAN