Remaja Tenggelam di Sungai Ular, Seragam SMA Sudah Dibeli, Keluarga Masih Menanti Keajaiban
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
NGADA, NTT – Tragedi meninggalnya Yohanes Bastian Roja (10), siswa SD di Desa Naruwolo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, membuka kembali sorotan pada persoalan administrasi kependudukan dan akses bantuan sosial di daerah terpencil.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Ngada, Gerardus Reo, memastikan keluarga Yohanes tidak pernah menerima bantuan sosial selama 11 tahun terakhir.
Kendala administrasi menjadi akar masalah. Ibu korban, MGT (47), secara de facto telah tinggal di Naruwolo, namun secara de jure KTP-nya masih tercatat di Kabupaten Nagekeo. Kondisi ini membuat keluarga tersebut tak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).Baca Juga:
"Karena KTP masih tercatat di Nagekeo, mereka tidak bisa mengakses bantuan sosial di Ngada," ujar Gerardus, Kamis (5/2).
Usai tragedi ini, Dukcapil langsung memproses perpindahan domisili agar keluarga korban bisa mendapatkan haknya.
Kematian Yohanes terjadi di pondok bambu tempatnya tinggal bersama nenek berusia 80 tahun pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.
Informasi dari warga dan keluarga menyebutkan, korban merasa tertekan karena tidak memiliki perlengkapan sekolah dasar seperti buku dan pena.
Sehari sebelum meninggal, Yohanes meminta ibunya membelikannya alat tulis, namun belum bisa dipenuhi karena keterbatasan ekonomi.
Bupati Ngada, Raymundus Bena, menambahkan, sebelum peristiwa tragis itu, Yohanes berulang kali menanyakan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Namun administrasi yang belum lengkap membuat pencairan tertunda.
Kemensos melalui Sentra Efata Kupang telah menyerahkan bantuan dan santunan senilai Rp 9 juta bagi keluarga korban.
Proses administrasi kependudukan pun kini telah rampung sehingga keluarga Yohanes resmi tercatat di Kabupaten Ngada.
Dukcapil dan Pemkab Ngada menegaskan, kasus ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kepastian administrasi untuk memastikan hak-hak warga, termasuk akses pendidikan dan bantuan sosial, terpenuhi.*
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI
LANGKAT Penetapan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim sebagai tersangka dugaan suap proyek dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan
POLITIK
JAYAPURA TNI akan memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah rawan di Papua dengan menambah penempatan aparat keamanan. Langkah ini diamb
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Hukum (Kemenkum) memastikan akan mempercepat proses permohonan kewarganegaraan bagi anakanak yang berstatus statele
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 141 peserta dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Aceh. Sela
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat saat menghadiri program Sapa W
PEMERINTAHAN