Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam Silaturahmi Pimpinan MPR RI dengan Ulama Aceh di Pondok Pesantren Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Sibreh, Aceh Besar, Selasa, 10 Februari 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Bantuan ini sebagai tanda kebersamaan agar Ramadan dapat disambut dengan hati lebih tenang," kata Muzani.
Ia menegaskan, kebangkitan Aceh merupakan bagian dari optimisme nasional.
"Sakit Aceh adalah sakit kami di Jakarta. Selama kebersamaan pemerintah, ulama, dan masyarakat terjaga, Aceh akan mampu melewati ujian ini," ujarnya.
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. H. Faisal Ali menyatakan penanganan bencana perlu memperhatikan aspek spiritual selain pemulihan fisik.
Ia berharap para pengungsi dapat segera dipindahkan dari tenda darurat ke hunian sementara sebelum Ramadan.
Menurut dia, bulan suci merupakan momentum penting bagi masyarakat Aceh untuk fokus beribadah.
"Menjelang Ramadan, nilai-nilai spiritual harus disentuh agar masyarakat tetap kuat dan sabar," katanya.
Faisal juga mendorong pemerintah memprioritaskan tenaga kerja dan pengusaha lokal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi guna menjaga perputaran ekonomi daerah.
Menurut dia, musibah banjir yang terjadi menjadi ujian baru bagi Aceh setelah masa pemulihan panjang pascakonflik dan pascatsunami.
"Insyaallah ini ujian yang dapat dilalui dengan keimanan yang kuat," ujarnya.*