BREAKING NEWS
Selasa, 31 Maret 2026

Miris, Pengungsi Banjir di Aceh Tamiang Disebut Tidur di Kuburan karena Belum Bisa Pulang

Abyadi Siregar - Kamis, 12 Februari 2026 15:41 WIB
Miris, Pengungsi Banjir di Aceh Tamiang Disebut Tidur di Kuburan karena Belum Bisa Pulang
Potret udara Huntara Danantara di Aceh Tamiang. (Foot: Dok. Setkab)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Nora Idah Nita menyatakan sebagian korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Bahkan, menurut dia, ada warga yang terpaksa tidur di area kuburan karena belum dapat kembali ke rumah.

Pernyataan itu disampaikan Nora dalam rapat paripurna DPRA di Gedung DPR Aceh, Kamis, 12 Februari 2026.

Baca Juga:

Politikus Partai Demokrat tersebut mengatakan kondisi pengungsi memprihatinkan dan memicu keresahan masyarakat.

"Di Aceh Tamiang masih banyak yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dan malah tidurnya ada yang di kuburan China. Itu sangat menyedihkan sekali," ujar Nora dalam rapat.

Ia menyebut sebagian warga belum dapat kembali ke rumah karena keterbatasan biaya untuk membersihkan dan memperbaiki tempat tinggal yang terdampak banjir.

Nora meminta Pemerintah Aceh memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 bagi masyarakat terdampak bencana.

Menurut dia, sejumlah bantuan yang dijanjikan kepada korban, seperti penggantian perabotan rumah tangga dan pemulihan ekonomi, belum sepenuhnya diterima warga. "Saya berharap APBA 2026 berpihak kepada masyarakat terdampak bencana," kata Nora.

Dalam rapat yang sama, anggota DPRA dari Partai Aceh, Nazaruddin atau Teungku Agam, mengusulkan agar anggaran rehabilitasi rumah dinas DPR Aceh senilai Rp 50 miliar yang telah dibatalkan dialihkan untuk membantu korban banjir.

Ia mengusulkan agar bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai langsung kepada warga terdampak.

"Kami mengusulkan agar anggaran yang telah dibatalkan tersebut disalurkan kepada korban banjir. Sampai sekarang rehab rumah DPR sudah dibatalkan, tetapi belum jelas dialihkan ke mana," ujar Teungku Agam.

Sejumlah anggota dewan menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut dalam forum rapat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pimpinan DPRA maupun Pemerintah Aceh mengenai kemungkinan realokasi anggaran tersebut.*

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Aceh Tindaklanjuti Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri, Realisasi Mulai Minggu Kedua Februari
TAPA dan Banggar DPRA Bahas Tindak Lanjut Evaluasi APBA 2026, Fokus Penanganan Pasca Bencana Aceh
Kemendagri Kembalikan Hasil Evaluasi APBA 2026, Pemerintah Aceh Siap Tindaklanjuti
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Terbitkan Perppu, Tunda Pemberlakuan KUHAP Baru
Wamendikti Dijadwalkan Resmikan Universitas Ahmad Dahlan Aceh Akhir November
DR. Irpannusir Nahkodai Muhammadiyah Banda Aceh 2023-2027, Tegaskan Semangat Dakwah dan Sinergi Umat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru