Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Meski berganti nama menjadi Myanmar pada 1989, sebagian negara tetap menggunakan "Burma" sebagai simbol penolakan terhadap pemerintah saat itu.
Nama ini masih menjadi simbol politik sekaligus geografi.
9. Kazakhstan: Simplifikasi Nama di Bahasa Inggris
Kazakhstan belum mengubah nama resminya, namun penggunaan tanpa awalan "Republik" semakin populer dalam materi internasional, sebagai bagian dari strategi branding negara.
10. Sri Lanka: Meninjau Kembali Nama Lembaga Era Kolonial
Meski resmi berganti dari Ceylon pada 1972, diskusi tentang nama institusi yang masih memakai era kolonial terus berlangsung, seperti "Bank of Ceylon".
Sementara merek dagang seperti "Ceylon Tea" tetap digunakan global.
Perubahan nama negara bukan sekadar formalitas, tapi mencerminkan identitas, sejarah, dan diplomasi.
Setiap langkah membawa pesan budaya dan politik yang dapat memengaruhi persepsi dunia.*
(sn/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.