Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan penyebab fenomena geologi berupa sinkhole (lubang raksasa) yang ditemukan di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
Menurut Dody, kejadian ini disebabkan oleh pelebaran alur sungai, karakter tanah aluvial berpasir yang rapuh, serta dampak gempa bumi yang memperburuk kondisi struktur tanah.
"Kondisi tanah yang rapuh di kawasan ini mudah tergerus air, dan pergerakan air dari sungai memperburuk keadaan," ungkap Dody usai menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Bencana Sumatera di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).Baca Juga:
Dody menjelaskan bahwa selain masalah pelebaran sungai yang mengalami pendangkalan, tanah aluvial berpasir di sekitar lokasi juga memiliki daya ikat yang rendah.
Ditambah dengan adanya gempa yang menyebabkan retakan tanah, air sungai mulai merembes masuk ke bawah permukaan tanah dan menciptakan gua di area sekitar sinkhole.
"Ada gua yang basah, meskipun jaraknya cukup jauh dari sungai, menandakan adanya aliran air dari sungai ke dalam tanah," jelasnya.
Sebagai langkah penanganan awal, Kementerian PU melalui balai-balai teknisnya sedang melakukan pemasangan patok dan penguatan struktur tanah untuk mencegah meluasnya lubang tersebut.
"Kami sedang membuat beberapa titik penanganan untuk memperkuat area yang terancam, termasuk jalur detour yang harus dijaga agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut," tambah Dody.
Tunggu Kajian Teknis USK
Kementerian PU kini sedang menunggu hasil kajian teknis dari Universitas Syiah Kuala (USK) yang tengah disusun untuk memahami secara rinci penyebab geologi dan solusi jangka panjang bagi penanganan sinkhole.
Meskipun penanganan sementara telah dilakukan, langkah lebih komprehensif tetap diperlukan untuk menilai secara ilmiah kondisi lapangan dan menentukan strategi lebih lanjut.
"Penanganan sementara ini kami lakukan untuk menahan perluasan lubang agar tidak mengenai pemukiman sekitar. Sembari menunggu hasil kajian dari USK," jelas Dody.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL