KY Tetapkan 14 Calon Hakim, DPR Segera Uji Kelayakan dan Kepatutan
JAKARTA Komisi Yudisial (KY) menetapkan 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) untuk diusulkan kepada DPR RI. Para
POLITIK
MEDAN- Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan visi ambisius untuk menjadikan Indonesia negara yang swasembada pangan pada 2028. Namun, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan sejumlah tantangan besar yang harus dihadapi untuk mewujudkan program tersebut.
Zulhas memulai penjelasannya dengan membandingkan kondisi petani Indonesia pada era Orde Baru dan saat ini. Di masa Orde Baru, menurutnya, sebagian besar petani memiliki lahan pertanian sendiri, baik sawah maupun kebun. Namun, dalam 24 tahun terakhir, situasi tersebut telah berubah drastis.
“Pada zaman Orde Baru, rata-rata petani itu punya kebun dan sawah. Tetapi 24 tahun terakhir, kalau saudara tanya angka Google, buka BPS, mungkin 80 persen petani sudah berubah menjadi buruh tani,” ujar Zulkifli Hasan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (11/11/2024).
Menurut Zulhas, perubahan ini terjadi karena semakin banyak petani yang beralih ke pekerjaan lain atau menjadi buruh tani, sementara jumlah lahan pertanian semakin terbatas. Setiap tahunnya, Indonesia kehilangan sekitar 100 ribu hektar lahan pertanian. Hal ini, lanjutnya, sangat mempengaruhi kemampuan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan.
“Kalau pada masa Orde Baru, 65 persen pekerja berasal dari sektor pertanian. Sekarang, kira-kira tinggal 25 persen,” ungkapnya. Zulkifli Hasan juga menyoroti fakta bahwa petani Indonesia semakin menua, sementara generasi muda, khususnya milenial, cenderung tidak tertarik untuk terjun ke dunia pertanian.
“Petani mengalami aging, banyak petani sudah tua. Yang muda, yang milenial sudah nggak tertarik. Kita mesti ada sesuatu untuk menarik mereka kembali ke sektor pertanian,” tambah Zulhas. Pemerintah, lanjutnya, harus segera merespons perubahan ini dengan berbagai kebijakan yang dapat menarik minat generasi muda untuk bertani.
Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, pemerintah juga menghadapi tantangan lain, seperti keterbatasan lahan, distribusi pupuk yang merata, serta efisiensi dalam pengelolaan sumber daya alam. Zulhas menekankan bahwa pencapaian swasembada pangan bukanlah perkara mudah dan membutuhkan kolaborasi antara berbagai kementerian dan lembaga.
“Kita ingin swasembada pangan. Banyak sekali sektor yang terkait. Jadi tidak mudah, tapi ini mulia,” tegas Zulhas. Untuk itu, pemerintah melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Pertanian, Pupuk Indonesia, Badan Pangan Nasional, hingga Bulog, agar sektor pertanian Indonesia bisa lebih berkelanjutan dan produktif.
Zulhas juga menyebutkan bahwa target swasembada pangan pada 2028 membutuhkan perubahan besar dalam pola pikir dan sistem pertanian yang ada saat ini. Pemerintah, lanjutnya, akan terus berupaya untuk mendorong sektor pertanian agar lebih maju, efisien, dan menarik bagi generasi penerus.
Pencanangan swasembada pangan oleh Presiden Prabowo Subianto juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa depan, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan kesejahteraan para petani. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Komisi Yudisial (KY) menetapkan 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) untuk diusulkan kepada DPR RI. Para
POLITIK
JAKARTA Polda Metro Jaya meningkatkan penanganan kasus kematian Sutrimo, pria yang disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Istana Kepresidenan meminta seluruh pihak bekerja keras mempercepat pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger
NASIONAL
JAKARTA Ekonom menilai Destry Damayanti merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Bank Indonesia (BI). Penilaian tersebu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah memprioritaskan pendaftar baru untuk menyaksikan upacara peringatan
NASIONAL
JAKARTA Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut pengelolaan keuangan negara menunjukkan tren yang semakin baik setelah adanya kecenderungan pos
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan tidak semua persoalan di masyarakat harus diselesaikan denga
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya meningkatkan penanganan perkara kematian Sutrimo, yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti kebiasaan dalam sejumlah perlombaan atau karnaval 17 Agustus yang menampilkan pria menge
AGAMA
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara mengenai isu rencana demonstrasi besar yang disebut bakal terj
NASIONAL