BREAKING NEWS
Senin, 10 Agustus 2026

Kebakaran Bromo Tembus 520 Hektare, Istana Minta Pemadaman Dikebut

Administrator - Senin, 10 Agustus 2026 15:56 WIB
Kebakaran Bromo Tembus 520 Hektare, Istana Minta Pemadaman Dikebut
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjawab beberapa pertanyaan awak media di Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/1/2025). (Foto: KOMPAS/FIKA NURUL ULYA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Istana Kepresidenan meminta seluruh pihak bekerja keras mempercepat pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Hingga Senin (10/8/2026), area terdampak kebakaran dilaporkan telah mencapai sekitar 520 hektare.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat penanganan kebakaran agar tidak semakin meluas.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pangdam, Kapolda, kemudian Menhut, serta dengan seluruh jajaran pengelola Bromo Tengger Semeru untuk berupaya sekeras-kerasnya sesegera mungkin melakukan proses pemadaman supaya tidak terus meluas," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Baca Juga:

Prasetyo menyebut kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kebakaran di kawasan Savana Bromo terus meluas. Pemerintah pun menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat proses pemadaman.

Menurutnya, pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk merancang operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya membantu pemadaman api.

Namun, Prasetyo mengatakan pelaksanaan OMC tidak dapat dilakukan di seluruh wilayah karena terdapat pertimbangan teknis dalam penerapannya.

"Tetapi semua dimonitor, kemudian peralatan-peralatan termasuk water bombing, helikopter, dan pesawat-pesawat yang dapat membantu untuk mengatasi karhutla sesuai dengan petunjuk dan perintah Bapak Presiden tadi malam hari ini kami koordinasikan," katanya.

Upaya penanganan kebakaran tersebut melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pengelola kawasan TNBTS.

Pemerintah juga terus memantau perkembangan kebakaran untuk memastikan api tidak semakin menyebar ke wilayah lain di sekitar kawasan taman nasional.

Selain memperkuat penanganan di lapangan, Prasetyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Kondisi kawasan yang saat ini relatif kering membuat potensi munculnya titik api semakin tinggi.

"Kami mohon dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk kita mawas diri, menghindari melakukan sesuatu yang berpotensi menimbulkan kebakaran-kebakaran yang tidak terkendali," ujarnya.

Pemerintah berharap seluruh pihak ikut menjaga kawasan TNBTS dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama kondisi cuaca dan lingkungan masih rawan.* (mt/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan, Suhu Capai 35 Derajat
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026: Seluruh Wilayah Berawan
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Senin 10 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru