BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

30 Kabupaten Masih Tertinggal, Mulai Nias Utara hingga Papua: Kemendes PDT Minta Dukungan Kementerian dan Swasta

Adelia Syafitri - Rabu, 25 Februari 2026 11:38 WIB
30 Kabupaten Masih Tertinggal, Mulai Nias Utara hingga Papua: Kemendes PDT Minta Dukungan Kementerian dan Swasta
Jalan lintas Gunungsitoli-Nias Utara. (foto: bobbynst/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah mencatat masih ada 30 kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal di Indonesia.

Data ini disampaikan Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT), Samsul Widodo, saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

"Masih terdapat 30 kabupaten daerah tertinggal, tersebar di beberapa provinsi," kata Samsul.

Baca Juga:

Ia menyebutkan, di Sumatera Utara terdapat Kabupaten Nias Utara.

Di Nusa Tenggara Timur (NTT), ada tiga kabupaten: Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Sabu Raijua.

Sisanya tersebar di sejumlah provinsi di Papua, termasuk Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Samsul menjelaskan penetapan status ketertinggalan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang dihitung melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Penilaian mencakup dimensi kesehatan, pendidikan, standar hidup layak, persentase penduduk miskin, serta Indeks Desa.

Indeks Desa sendiri terdiri dari enam dimensi: layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan desa.

Ia menegaskan, daerah tertinggal membutuhkan keberpihakan dari seluruh kementerian dan lembaga, termasuk dukungan dari pihak swasta dan filantropi.

"Forum ini bukan sekadar pertemuan kerja, tapi momentum 'spiritual' untuk membantu kabupaten dengan tingkat pembangunan terendah," ujarnya.

Samsul mencontohkan kondisi di beberapa daerah, seperti Kabupaten Sumba Tengah dengan APBD hanya Rp419 miliar, sementara harga semen di sana mencapai Rp600.000 per karung.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Safari Ramadhan 1447 H, Bupati Padang Lawas Salurkan Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Pemkab Padang Lawas Utara Raih Opini Kualitas Tinggi Ombudsman RI, Targetkan Layanan Publik Tanpa Maladministrasi di 2026
Safari Ramadhan ke-4 Labura, Bupati Hendri Yanto Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah dan Fokuskan Pembangunan Infrastruktur
AS Bakal Buka Konsulat di Bali, Koster Sambut Positif Pertumbuhan Wisatawan Amerika
Kolaborasi TNI dan Warga, Jembatan Gantung Perintis di Desa Sampean Labuhanbatu Selatan Kini Aman Dilalui
Humbang Hasundutan Raih Kategori “Sedang” dari Ombudsman, Pemkab Janji Tingkatkan Pelayanan Publik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru