Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong pembenahan menyeluruh terhadap Perusahaan Umum Daerah (PUD) Rumah Potong Hewan (RPH) untuk meningkatkan kinerja sekaligus mengoptimalkan aset strategis seluas 5,2 hektare di tengah Kota Medan.
Dorongan itu disampaikan saat Rico menerima paparan rencana kerja Direksi PUD RPH di ruang rapat I Balai Kota, Rabu (25/2), yang dihadiri pimpinan perangkat daerah terkait, termasuk Asisten Ekonomi Pembangunan, Inspektorat, Satpol PP, dan Kepala Bagian Perekonomian.
"Dengan aset seluas itu, RPH seharusnya memiliki potensi usaha luar biasa. Pembenahan serius perlu dilakukan, terutama di sisi manajemen dan pengelolaan keuangan," ujar Rico.
Baca Juga:
Ia menekankan perlunya audit internal, penataan arus kas, dan efisiensi operasional untuk penggunaan listrik, air, serta pemanasan melalui mesin boiler.
Rico juga menyoroti praktik pemotongan hewan di luar RPH yang tidak melalui pemeriksaan resmi. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya mengurangi pendapatan retribusi, tetapi juga melemahkan pengawasan kesehatan hewan.
"Sinergi lintas instansi sangat penting agar seluruh hewan potong yang beredar di Medan melalui pemeriksaan resmi," kata Rico.
Selain penguatan manajemen, Rico mendorong RPH mengembangkan model bisnis berkelanjutan dengan permintaan pasar yang stabil setiap hari.
Salah satu rencana strategis adalah pengembangan usaha ternak ayam dan produksi telur, yang bisa memenuhi kebutuhan program pangan daerah dengan target awal 1.000–2.000 butir telur per hari.
RPH juga diarahkan menjalin kerja sama dengan hotel, restoran, koperasi, dan jaringan distribusi lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk daging dan telur melalui kemasan modern dan higienis.
Peluang kerja sama dengan investor maupun penyertaan modal dari Pemko Medan juga dibuka untuk mempercepat pengembangan usaha.
Rico menegaskan, melalui pembenahan manajemen, efisiensi operasional, penguatan pengawasan, dan pengembangan lini usaha baru, RPH dapat tumbuh menjadi perusahaan daerah yang sehat, produktif, dan berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Medan.*
(tm/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.