Meski Digempur 52 Armada Water Bombing, Hotspot di Kalimantan Justru Terus Bertambah
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi ribuan titik panas atau hotspot masih tersebar di sejumlah wilayah Indones
PERISTIWA
JAKARTA - Pihak Reza Gladys menyiapkan langkah hukum lanjutan setelah pihak Nikita Mirzani mengklaim menang dalam perkara banding Perbuatan Melawan Hukum (PMH) di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Tim kuasa hukum Reza menyebut putusan tersebut menyatakan gugatan rekonvensi atau gugatan balik mereka tidak dapat diterima karena persoalan formil.
Kuasa hukum Reza Gladys, Julianus Sembiring, mengatakan pihaknya akan mempelajari salinan lengkap putusan banding sebelum menentukan langkah berikutnya.
Menurut Julianus, apabila kliennya sepakat melanjutkan perkara, tim hukum akan memperbaiki kekurangan formil yang menjadi pertimbangan majelis hakim.Baca Juga:
"Kalau untuk melanjutkan atau tidak tentu ini kan atas permintaan klien kami. Tetapi kalau nanti klien kami berdiskusi, kami akan memberikan masukan bahwa ini kita harus lanjutkan karena hanya sebatas memperbaiki cacat formilnya saja," kata Julianus, dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (29/8/2026).
Julianus menduga salah satu persoalan yang menjadi perhatian hakim berkaitan dengan nilai kerugian yang dicantumkan dalam gugatan. Ia menyebut terdapat perbedaan nominal yang diajukan antara proses di tingkat pertama dan banding.
"Kemungkinan besar ini soal jumlah kerugian yang kami minta. Di tingkat pertama kan Rp857 juta ratus lima tapi saat banding tetap bertahan membuat Rp500 miliar. Ya mungkin itu saja yang mungkin kabur atau kurang pembuktian," ujarnya.
Meski demikian, Julianus menegaskan pihaknya tidak melihat putusan tersebut sebagai kekalahan dalam substansi perkara. Menurutnya, perbaikan yang diperlukan lebih berkaitan dengan aspek formil, seperti pengetikan maupun penambahan dalil yang dianggap diperlukan.
Ia juga menyebut pihak Reza Gladys tidak harus menghadirkan bukti baru untuk memperbaiki gugatan tersebut. Fokusnya adalah menyempurnakan aspek administratif dan formal dalam perkara.
Julianus bahkan menyatakan optimistis terhadap peluang Reza Gladys apabila perkara tersebut kembali diajukan setelah kekurangan formil diperbaiki.
"Peluang kemenangannya itu sangat tinggi karena hanya salah formil aja bukan masalah tentang materi pokok perkara tentang pembuktiannya. Kalau misalnya peluang menang ya seratus persen dong," kata Julianus.
Untuk saat ini, pihak Reza masih menunggu salinan fisik putusan banding. Dokumen tersebut akan dipelajari lebih lanjut untuk menentukan strategi hukum yang akan ditempuh.
"Tentu nanti kalau mekanisme seperti apa memperbaikinya, kami akan melihat dulu pertimbangan-pertimbangan dari majelis hakim tingkat banding. Saya pikir klien kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada kami untuk mengambil keputusan," ujarnya.
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi ribuan titik panas atau hotspot masih tersebar di sejumlah wilayah Indones
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengingatkan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, perihal aturan Kitab Unda
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah memisahkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendid
NASIONAL
JAKARTA Pihak Reza Gladys menyiapkan langkah hukum lanjutan setelah pihak Nikita Mirzani mengklaim menang dalam perkara banding Perbuatan
ENTERTAINMENT
MEDAN Sekitar 250 alumni eks Departemen Penerangan (Deppen) Sumatera Utara (Sumut) berkumpul dalam Temu Kangen Anantakupa Sumut. Pertemuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Peraih Nobel Ekonomi 2024 sekaligus penulis buku Why Nations Fail, James A. Robinson, menilai kemajuan suatu negara tidak boleh be
NASIONAL
BANJAR Penggunaan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berdampak pada kola
PERISTIWA
KUPANG Masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diperpanjang selama 14 hari hingga 12 September 2026. Perpanja
NASIONAL
JAKARTA Polisi mengamankan pengemudi mobil pikap yang viral setelah menabrak Gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR dan aparat saat kericuhan de
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta PSSI melakukan pembenahan jika ingin serius mengejar tiket Piala Dunia
NASIONAL