Rakor ini menjadi langkah strategis memastikan perjalanan mudik masyarakat aman, nyaman, dan lancar.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, menegaskan bahwa fokus pengamanan meliputi penguatan infrastruktur jalan menghadapi cuaca ekstrem, pengawasan stabilitas harga pangan di pasar, serta mitigasi keamanan dan potensi terorisme selama arus mudik.
"Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Layanan Call Center 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat memperoleh bantuan kepolisian secara cepat dan responsif," ujar Wira.
Prediksi puncak arus mudik jatuh pada 14-15 Maret 2026, sehingga seluruh satuan kerja dan instansi terkait diminta meningkatkan kewaspadaan, termasuk penempatan pos pengamanan strategis di jalur-jalur utama.
Rakor lintas sektoral ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait untuk menciptakan suasana mudik yang kondusif serta meminimalkan risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan.*
(dh)
Editor
: Dharma
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Polres Padangsidimpuan Maksimalkan Layanan dan Keamanan