BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Jangan Lewatkan! Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 hingga 24 Maret

Raman Krisna - Sabtu, 07 Maret 2026 15:39 WIB
Jangan Lewatkan! Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 hingga 24 Maret
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah. (foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 1 hingga 24 Maret 2026.

Perpanjangan ini memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat, khususnya calon peserta lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, untuk mendaftar secara daring melalui situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan di skillhub.kemnaker.go.id.

Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 menyediakan kuota 20.000 peserta dan diselenggarakan gratis di 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker, serta beberapa UPT Daerah Balai Latihan Kerja di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun SIAPkerja, dengan prioritas lulusan tahun 2023–2025.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah menegaskan perpanjangan pendaftaran ini agar lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan pelatihan gratis tersebut.

"Kami memperpanjang masa pendaftaran agar lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat bisa menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pelatihan sepenuhnya gratis, dilengkapi berbagai fasilitas pendukung," ujar Darmawansyah, Sabtu (7/3/2026).

Tahapan seleksi Batch 1 menyesuaikan perpanjangan pendaftaran.

Pengisian asesmen SIAPkerja dibuka hingga 24 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, seleksi dan wawancara calon peserta dilaksanakan pada 25–28 Maret, pengumuman peserta lolos pada 29 Maret, dan kick off orientasi tetap digelar pada 1 April 2026.

Bagi peserta yang diterima, Kemnaker menyiapkan fasilitas lengkap termasuk makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan JKK-JKM melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari Balai Pelatihan, Sertifikat Kompetensi dari BNSP, serta fasilitas asrama sesuai kriteria.

Bidang kejuruan yang ditawarkan antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Jenis pelatihan mencakup Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, pengolahan pangan industri, dan kejuruan lainnya.

Darmawansyah menegaskan, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja secara nyata.

"Lulusan program ini tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi kompetensi siap pakai. Kami mendorong masyarakat segera mendaftar sebelum batas waktu," ujarnya.

Dengan perpanjangan ini, Kemnaker berharap informasi program menjangkau lebih luas sehingga kuota 20.000 peserta dapat terpenuhi secara optimal.*


(ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menkeu Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Sentuh Anggaran Pendidikan Rp769 Triliun
Jangan Lewatkan! Rabu Walk-In Interview Medan Siap Tampung 1.000 Pekerja, Begini Syaratnya
Menaker Ingatkan Pemberi Kerja: THR dan BHR Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban
Menaker Yassierli: MagangHub Buka Peluang Kerja Bagi Lulusan Baru
Rakor PKK Simalungun Bahas Program Kerja dan Aksi Sosial Ramadhan, Ny Darmawati Saragih: Kita Kerja Bukan Ingin Dilihat, Tapi Beri Manfaat
Ketua TP PKK Simalungun Pimpin Rakor: Tugas Harus Dilaksanakan dengan Ikhlas dan Tanggung Jawab
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru