TNI Bantah Isu Aceh Berlakukan Darurat Operasi Militer Mulai 1 September 2026
JAKARTA Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai klaim pemerintah akan menerapkan Daru
NASIONAL
JAKARTA — Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Phuket.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan penangkapan terjadi pada 10 Maret 2026 dalam operasi maritim otoritas Thailand di wilayah perairan Phuket, Thailand.
"Dalam operasi tersebut, sebanyak 19 WNI yang merupakan awak kapal nelayan turut diamankan oleh otoritas setempat," kata Heni dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Maret 2026.Baca Juga:
Dari total awak kapal yang ditahan, satu di antaranya merupakan anak berusia 16 tahun. Saat ini seluruh nelayan tersebut berada dalam tahanan pengadilan setempat dan berpotensi dipindahkan ke Penjara Provinsi Phuket untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kementerian Luar Negeri melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Songkhla langsung melakukan pendampingan terhadap para nelayan.
Perwakilan Indonesia telah mengunjungi para WNI untuk memastikan kondisi mereka serta memberikan bantuan logistik.
"KJRI Songkhla terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand guna memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur, khususnya bagi ABK yang masih di bawah umur," ujar Heni.
Berdasarkan komunikasi awal dengan para nelayan, seluruhnya dilaporkan dalam kondisi sehat.
Pemerintah Indonesia, kata Heni, akan terus memantau perkembangan proses hukum sekaligus memastikan hak-hak para WNI terpenuhi selama menjalani proses hukum di Thailand.
Informasi mengenai penangkapan nelayan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Ia menyebut penangkapan diketahui dari laporan Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi di Aceh Timur.
Menurut Iskandar, para nelayan tersebut berlayar menggunakan dua kapal motor berbeda saat ditangkap.
Pemerintah daerah Aceh Timur telah mengirim surat resmi kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk meminta pendampingan serta kepastian hukum bagi para nelayan tersebut.
JAKARTA Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai klaim pemerintah akan menerapkan Daru
NASIONAL
JAKARTA Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perl
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Fathimah Azzahra, terlibat perdebatan dengan Kapolres Metr
PERISTIWA
JAKARTA Penyanyi Pradikta Wicaksono atau Dikta resmi menikah dengan kekasihnya, Rachel Florencia atau Rachel Cia. Pernikahan keduanya be
ENTERTAINMENT
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi anggaran terbesar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 13 kepala dinas di Sumatera Utara terseret perkara dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, meminta Kejaksaan Agung menjalanka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim 9 Kejaksaan Agung terus mendalami perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Kejagung,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 11 terdakwa dalam kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak kelapa sawit periode 202
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua pemuda asal Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, M Ichsan (29) dan M Danil (30), ditangkap personel Subdit I Ditresnark
HUKUM DAN KRIMINAL