PBB Desak Pengusutan Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Mabes TNI kembali mengangkat jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) yang sempat dihapus pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Jabatan ini kini diemban oleh Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangkogabwilhan III.
Kembalinya jabatan Kaster TNI ini bertujuan untuk membuat organisasi TNI lebih adaptif terhadap dinamika tantangan tugas yang terus berkembang.Baca Juga:
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengungkapkan bahwa jabatan Kaster TNI dibentuk sebagai upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta pemberdayaan wilayah pertahanan.
"Jabatan ini akan membantu Panglima TNI dalam merumuskan kebijakan dan pembinaan fungsi teritorial, yang merupakan salah satu tugas utama TNI," ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Jabatan Kaster: Dari Kasospol ke Teritorial
Jabatan Kaster TNI sebelumnya dikenal dengan nama Kepala Sosial Politik (Kasospol) TNI, yang berfokus pada kekaryaan TNI di bidang sosial dan politik. Jabatan ini sempat dihapuskan oleh Presiden Gus Dur pada 2001, sebagai bagian dari proses reformasi militer yang dilakukan pemerintah saat itu.
Meskipun demikian, TNI kini merasa perlunya jabatan ini kembali untuk menanggapi tantangan modern yang dihadapi oleh institusi militer.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keberadaan jabatan Kaster TNI saat ini penting untuk menjaga relevansi dan efektivitas TNI dalam melaksanakan tugas-tugas teritorial dan sosial politik yang semakin kompleks.
Letjen Bambang Trisnohadi Dilantik Sebagai Kaster TNI
Letjen Bambang Trisnohadi, yang kini menjabat sebagai Kaster TNI, menggantikan posisi Pangkogabwilhan III yang kini dijabat oleh Mayjen Lucky Avianto.
Sebelumnya, Letjen Bambang juga menjabat Panglima Kodam XXIV/Mandala Trikora. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil mutasi yang diumumkan pada Rabu (11/3/2026).
Jabatan Kaster TNI kembali hadir setelah lebih dari dua dekade tidak ada, seiring dengan perubahan dinamika dan kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh TNI di era modern.
Hal ini menunjukkan bahwa TNI terus beradaptasi dengan perkembangan situasi sosial, politik, dan pertahanan negara.*
(d/dh)
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banj
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang tetap melaksanakan tugasnya di tenga
PEMERINTAHAN
TEHERAN Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan anc
INTERNASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan darurat kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melepas ribuan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo
NASIONAL
BANDUNG Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung,
PENDIDIKAN
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan teknologi iradiasi nuklir
PEMERINTAHAN
SURABAYA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan pembentukan posko pengaduan untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Wali Kota Padangsidimpuan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dengan menyelenggarakan kegiatan
PEMERINTAHAN