Andrie disiram air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis, 12 Maret 2026, di Jakarta. "Iya, ada dirawat di RSCM dan akan kita gratiskan," kata Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati, Selasa, 17 Maret 2026.
RSCM melaporkan kondisi Andrie Yunus kini stabil, meski masih mengalami luka bakar tingkat keparahan 20 persen serta gangguan penglihatan.
Penanganan medis akan dilakukan secara bertahap, termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan untuk memulihkan fungsi penglihatan secara optimal.
"Penanganan medis akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi pasien, termasuk rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk pemulihan penglihatan," tulis RSCM.
Kasus ini tengah ditangani aparat kepolisian.
Sebelumnya, polisi menemukan helm yang diduga milik pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis tersebut di kawasan Salemba, Jakarta.
Kementerian Kesehatan menegaskan dukungannya terhadap korban kekerasan dan berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan penuh tanpa biaya kepada Andrie Yunus.*
(in/dh)
Editor
: Dharma
Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras, Kemenkes Pastikan Perawatan Gratis